Malam di Bukit Hakhila
1 Samuel 26:10
Daud Mengampuni Saul Lagi
“Daud berkata, “Demi TUHAN yang hidup, TUHAN akan membunuhnya, mungkin ajalnya tiba sampai dia mati atau dia pergi berperang dan binasa.”1 Samuel 26:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi kata Daud: "Demi TUHAN yang hidup, niscaya TUHAN akan membunuh dia: entah karena sampai ajalnya dan ia mati, entah karena ia pergi berperang dan hilang lenyap di sana.”1 Samuel 26:10 · TB
Terjemahan Baru
“Demi TUHAN yang hidup, aku tahu bahwa nanti TUHAN sendiri akan membunuh Saul, jika ajalnya sudah sampai, ataupun jika ia tewas dalam pertempuran.”1 Samuel 26:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lagi kata Daud, “Aku bersumpah kepada TUHAN yang hidup, biar TUHAN sendirilah yang akan membunuh Saul, entah dia meninggal karena harinya sudah tiba, atau karena dibunuh dalam pertempuran.”1 Samuel 26:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“David said furthermore, As the LORD liveth, the LORD shall smite him; or his day shall come to die; or he shall descend into battle, and perish.”1 Samuel 26:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 26:10?
Daud meyakini bahwa Tuhan sendiri yang akan menghukum Saul, entah melalui kematian alami, dalam peperangan, atau langsung oleh Tuhan. Daud tidak perlu mengambil tindakan sendiri; ia menyerahkan keadilan kepada Tuhan. Ini menunjukkan iman yang dalam bahwa Tuhan berdaulat atas hidup dan mati.
Latar belakang
Daud Mencegah Abisai Membunuh Saul
Abisai melihat Saul tidur dan ingin menancapkannya dengan tombak. Daud menegurnya, karena Saul adalah 'orang yang diurapi TUHAN' dan Daud tidak mau bertindak melawan kehendak Allah.
Di mana
Bukit Hakhila, Padang Gurun Zif
Di perkemahan Saul, malam hari
Kapan
~1010 SM
Zaman pemerintahan Saul
Yang berbicara
Daud
Gembala yang diurapi, pelarian, ~30 tahun
Kepada
Abisai
Prajurit setia, keponakan Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יהוה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah, sering diterjemahkan 'TUHAN'.
נכה
nakah · membunuh
Memukul, menyerang, membunuh.
חי
chay · hidup
Hidup, yang hidup; dipakai untuk bersumpah.
Daud bersumpah demi TUHAN yang hidup, menegaskan bahwa hanya Allah yang berhak mengambil nyawa Saul. Kata 'membunuh' dipakai untuk aksi Abisai, tetapi Daud menolak bertindak sendiri.
Tahukah kamu
Tidur nyenyak dari TUHAN
Ayat 12 menyebut TUHAN menimpakan tidur nyenyak, mirip dengan tidur Adam saat tulang rusuk diambil (Kejadian 2:21).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 26:10
1 Samuel 24:6
Dia mengulangi prinsip
“Daud berkata: 'Kiranya TUHAN menjauhkan aku dari pada melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN.'”
Roma 12:19
Pembalasan Allah
“Serahkanlah tempatmu kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu milik-Ku.”
Mazmur 105:15
Melindungi yang diurapi
“Janganlah mengusik orang-orang yang Kuurapi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 26:10
✕ Sering dikira
Mengira Daud takut membunuh Saul karena takut dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Daud justru menghormati posisi Saul sebagai raja yang diurapi Allah, bukan karena takut.
✕ Sering dikira
Mengira Daud tidak percaya Tuhan bisa membunuh Saul.
✓ Yang sebenarnya
Daud percaya Tuhan akan bertindak, baik lewat cara alami atau kematian biasa.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 26:10
Sering kali kita merasa harus 'menghakimi' orang yang bersalah kepada kita. Namun, Daud mengingatkan kita bahwa Tuhan yang berhak menghakimi. Kita bisa melepaskan beban balas dendam dan percaya bahwa Tuhan akan menangani semuanya dengan adil, pada waktu-Nya.
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau adalah Hakim yang adil. Aku melepaskan keinginan untuk membalas dendam dan menyerahkan keadilan ke dalam tangan-Mu. Amin.