Serahkan Pembalasan kepada Allah
Roma 12:19
Jangan Balas Dendam, Biarkan Allah Bertindak
“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri membalas dendam, tetapi berilah tempat kepada murka Allah. Sebab, ada tertulis, “Pembalasan adalah hak-Ku, Akulah yang akan membalasnya,” firman Tuhan.”Roma 12:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.”Roma 12:19 · TB
Terjemahan Baru
“Saudara-saudaraku! Janganlah sekali-kali membalas dendam, biarlah Allah yang menghukum. Sebab di dalam Alkitab tertulis, "Akulah yang membalas. Aku yang akan menghukumnya, kata Tuhan."”Roma 12:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saudara-saudari yang saya kasihi, janganlah membalas dendam kepada orang yang berbuat jahat kepadamu. Biarlah Allah yang membalas kejahatan orang itu dengan murka-Nya. Karena dalam Firman TUHAN tertulis,“Hanya Aku yang berhak memberikan hukuman. Setiap orang yang melakukan kejahatan, Akulah yang akan membalasnya!””Roma 12:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Dearly beloved, avenge not yourselves, but rather give place unto wrath: for it is written, Vengeance is mine; I will repay, saith the Lord.”Roma 12:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 12:19?
Paulus mengingatkan agar kita tidak membalas dendam sendiri terhadap orang yang menyakiti kita. Sebaliknya, kita harus memberi tempat bagi murka Allah, karena pembalasan adalah hak Tuhan. Ini berarti menyerahkan keadilan kepada Allah dan mempercayai bahwa Dia akan bertindak sesuai kebenaran-Nya.
Latar belakang
Kepercayaan Kepada Keadilan Allah
Paulus secara langsung mengatakan kepada jemaat yang mungkin merasa tidak adil diperlakukan: "Janganlah kamu sendiri membalas dendam." Alasan? "Sebab, ada tertulis, 'Pembalasan adalah hak-Ku, Akulah yang akan membalasnya,' firman Tuhan." Ini adalah statement tentang kepercayaan—kamu yakin bahwa Allah melihat ketidakadilan, dan Dia akan memberikan keadilan. Kamu tidak perlu ambil hak itu sendiri.
Di mana
Roma
Lingkungan di mana ketidakadilan sering terjadi tanpa hukuman
Kapan
~57 M
Era ketika keadilan seringkali tidak diberikan oleh hukum manusia
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang percaya pada keadilan Allah yang sempurna
Kepada
Jemaat Roma
Komunitas yang perlu kepercayaan kepada Allah di tengah ketidakadilan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκδικέω
ekdikeō · avenge/take revenge
Membalas dendam atau memberikan keadilan—action yang hanya boleh Tuhan lakukan
ἐμοί ἐκδίκησις
emoi ekdikesis · vengeance is mine
Pembalasan adalah milik Saya—Tuhan mengklaim monopoli atas keadilan/balas dendam
ἐγὼ ἀνταποδώσω
egō antapodosō · I will repay
Aku akan membalas—Tuhan berkomitmen untuk memberikan keadilan pada waktunya
Balas dendam pribadi adalah usurpasi—mengambil hak yang hanya Allah punya. Kepercayaan kepada Allah berarti kamu rela meninggalkan balas dendam dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan keadilan, bahkan jika belum terlihat sekarang.
Tahukah kamu
Dendam sebagai Usurpasi Hak Ilahi
Paulus mengatakan balas dendam adalah "mencuri" hak Allah. Dalam theology ini, justice adalah hak prerogative Tuhan—bukan manusia. Ketika kamu balas dendam, kamu mengambil alih peran Tuhan. Ini adalah shift perspektif yang radikal dari budaya balas dendam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 12:19
Imamat 19:18
Larangan balas dendam sudah ada dalam Hukum Taurat—Paulus mengingatkan kembali
“Janganlah mengambil balas dendam dan menyimpan dendam terhadap anak-anak bangsamu, tetapi kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri: Akulah Tuhan."”
Ibrani 10:30
Kepercayaan kepada keadilan Tuhan adalah alasan untuk tidak balas dendam
“Sebab kita kenal Dia yang bersabda: 'Pembalasan adalah hakku, Akulah yang akan membalas.' Dan lagi: 'Tuhan akan mengadili umat-Nya.'"”
2 Tesalonika 1:6-7
Allah pasti memberikan keadilan pada saatnya, entah di dunia ini atau di akhirat
“Karena Tuhan itu adil: Dia akan membalas ketika mereka yang membuat kamu menderita. Dan memberikan ketenangan kepada kamu yang menderita... ketika Tuhan Yesus dinyatakan dari surga"”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 12:19
✕ Sering dikira
"Jadi aku harus nerima saja orang jahat berbuat jahat? Itu tidak adil!"
✓ Yang sebenarnya
Tidak balas dendam bukan berarti tidak ada keadilan—keadilan akan diberikan Tuhan, bukan oleh kamu
✕ Sering dikira
"Paulus bilang percaya Tuhan akan balas dendam, jadi Tuhan itu jahat?"
✓ Yang sebenarnya
Tuhan adalah hakim yang adil—keadilan adalah attribute Tuhan. Tapi kamu tidak boleh mengambil peran itu
Renungan
Renungan Singkat Roma 12:19
Saat kita merasa diperlakukan tidak adil, cobalah untuk tidak langsung membalas. Serahkan rasa sakit itu kepada Tuhan melalui doa dan percayalah bahwa Dia melihat segalanya. Dengan melepaskan dendam, kita membuka ruang bagi damai sejahtera.
Ya Tuhan, ajar aku untuk menyerahkan setiap keinginan membalas dendam kepada-Mu, dan percaya bahwa keadilan sejati ada di tangan-Mu. Amin.