Pesta Nabal

1 Samuel 25:36

Kebodohan Nabal berlanjut

Abigail datang kepada Nabal, dan tampaklah dia mengadakan perjamuan di rumahnya, seperti perjamuan seorang raja. Hati Nabal gembira dan dia sangat mabuk. Karena itu, dia tidak menceritakan apa pun kepadanya sampai keesokan harinya.

1 Samuel 25:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 25:36?

Abigail pulang dan mendapati Nabal sedang mengadakan pesta besar, bahkan mabuk. Ia memutuskan untuk tidak menceritakan apa-apa sampai keesokan harinya karena kondisi Nabal tidak memungkinkan untuk menerima kabar buruk.

Latar belakang

Pesta yang tidak sadar

Abigail pulang ke rumah dan mendapati Nabal mengadakan perjamuan seperti raja, dengan hati yang gembira dan sangat mabuk. Karena mabuk, dia tidak diberitahu apa pun oleh Abigail sampai keesokan harinya, yang membawa akibat fatal baginya.

Di mana

Karmel

Di rumah Nabal, tempat perjamuan berlangsung

Kapan

~1010 SM

Masa transisi dari hakim-hakim ke kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abigail pulang dari menemui Daud
Nabal mati
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Penulis kitab 1 Samuel, mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang membaca sejarah nenek moyang mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִשְׁתֶּה

mishteh · perjamuan

pesta minum, perayaan dengan makanan dan minuman

שָׁכַר

shakar · mabuk

menjadi mabuk karena minuman keras

טוֹב

tov · gembira

baik, menyenangkan, bahagia

Nabal mengadakan 'mishteh' (pesta minum) dan menjadi 'shakar' (mabuk), mengira semuanya 'tov' (baik), tetapi sebenarnya kegembiraannya dangkal dan tidak menyadari bahaya. Ini menunjukkan bahwa kesenangan duniawi bisa membutakan.

Tahukah kamu

Perjamuan 'seperti raja'

Nabal berpesta seperti raja, padahal ia bukan raja. Ini menunjukkan kesombongannya, yang kontras dengan Daud yang diurapi sebagai raja tetapi hidup sederhana di padang gurun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 25:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 25:36

✕  Sering dikira

Nabal mati karena mabuk.

✓  Yang sebenarnya

Nabal mati karena TUHAN memukulnya, setelah ia sadar dari mabuknya dan mendengar berita tentang bahaya yang baru saja berlalu.

✕  Sering dikira

Abigail tidak memberitahu Nabal karena takut padanya.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebutkan ketakutan; ia memilih untuk menunggu sampai Nabal sadar karena tidak berguna berbicara dengan orang mabuk.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 25:36

Kita perlu bijak dalam memilih waktu untuk menyampaikan kebenaran. Menunggu saat yang tepat dapat membuat pesan kita lebih diterima dan menghindari konflik yang tidak perlu.

Tuhan, berikanlah aku hikmat untuk memilih waktu yang tepat dalam berbicara, terutama saat menyampaikan hal yang sulit. Amin.