Daud berseru dari gua

1 Samuel 24:16

Daud Mengampuni Saul

(24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, Saul berkata, “Suaramukah itu, anakku Daud?” Saul pun menangis dengan suara nyaring.

1 Samuel 24:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 24:16?

Daud menyerahkan perkaranya kepada Tuhan sebagai hakim yang adil. Ia percaya Tuhan akan melihat kebenarannya dan melepaskannya dari tangan Saul. Ini adalah puncak keyakinan Daud bahwa Tuhan akan membela orang yang tidak bersalah.

Latar belakang

Daud mengandalkan Tuhan sebagai Hakim

Daud keluar dari gua setelah Saul pergi, berseru memanggil Saul. Ia menyatakan bahwa Tuhan adalah hakim yang akan memutuskan perkara antara dia dan Saul.

Di mana

Padang Gurun En-Gedi

Di dekat gua, di tepi jalan

Kapan

~1010 SM

Zaman Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud memotong ujung jubah
Saul menangis dan mengakui
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Gembala muda yang diurapi, ~30 tahun

S

Kepada

Saul

Raja Israel pertama, cemburu pada Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הַיּוֹם

hayyom · hari ini

pada hari ini, menekankan tindakan nyata

עֵינֶיךָ

eineka · mata

matamu sendiri, saksi langsung

יְהוָה

YHWH · Tuhan

Nama pribadi Allah, Yahweh

Daud menekankan bahwa Saul sendiri melihat bukti, dan Tuhan yang menjadi saksi sekaligus hakim.

Tahukah kamu

En-Gedi berarti 'Mata Air Kambing'

En-Gedi adalah oasis dengan air terjun dan gua-gua, tempat yang strategis untuk bersembunyi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 24:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 24:16

✕  Sering dikira

Daud menuntut balas dengan kekerasan.

✓  Yang sebenarnya

Daud menyerahkan pembalasan kepada Tuhan, bukan main hakim sendiri.

✕  Sering dikira

Daud melihat Tuhan hanya sebagai hakim yang menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan juga pembela dan pelindung, bukan sekadar hakim.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 24:16

Ketika kita berselisih dengan orang lain, kita dapat menyerahkan masalah itu kepada Tuhan dalam doa. Percayalah bahwa Tuhan akan membela kita dan memberikan keadilan pada waktu yang tepat, tanpa kita harus membalas.

Tuhan, aku percaya Engkau adalah hakim yang adil. Lepaskan aku dari segala fitnah dan kejahatan orang lain, dan berikan aku damai sejahtera. Amin.