Yonatan membela Daud
1 Samuel 20:2
Perjanjian Daud dan Yonatan
PerikopDaud dan Yonatan Membuat Perjanjian · 1 Samuel 20:1-24 →“Yonatan berkata kepadanya, “Menjauhlah dari hal itu! Sesungguhnya, engkau tidak akan mati. Sesungguhnya, ayahku tidak akan melakukan sesuatu, baik besar maupun kecil, tanpa mengungkapkan kepadaku. Mengapa ayahku harus menyembunyikan hal ini dariku? Tidak mungkin!””1 Samuel 20:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yonatan berkata kepadanya: "Jauhlah yang demikian itu! engkau tidak akan mati dibunuh. Ingatlah, ayahku tidak berbuat sesuatu, baik perkara besar maupun perkara kecil, dengan tidak menyatakannya kepadaku. Mengapa ayahku harus menyembunyikan perkara ini kepadaku? Tidak mungkin!"”1 Samuel 20:2 · TB
Terjemahan Baru
“Jawab Yonatan, "Jangan berkata begitu! Demi TUHAN, engkau tidak akan dibunuh. Ayahku selalu memberitahukan segala rencananya kepadaku, baik yang penting, maupun yang tidak. Jadi tidak mungkin beliau merahasiakan maksudnya itu terhadap aku. Sebab itu, apa yang kaukatakan itu tidak benar!"”1 Samuel 20:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yonatan menjawab, “Itu tidak benar! Aku yakin dia tidak mempunyai rencana sejahat itu, karena dia selalu memberitahukan segala rencananya kepadaku, baik perkara besar maupun perkara kecil. Tidak mungkin dia menyembunyikan hal itu dariku. Hal itu tidak mungkin benar!””1 Samuel 20:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto him, God forbid; thou shalt not die: behold, my father will do nothing either great or small, but that he will shew it me: and why should my father hide this thing from me? it is not so.”1 Samuel 20:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 20:2?
Yonatan meyakinkan Daud bahwa Saul tidak akan menyembunyikan rencana jahatnya, karena mereka memiliki hubungan yang dekat. Kata-katanya menunjukkan ketidakpercayaan bahwa ayahnya bisa berniat membunuh Daud, mencerminkan optimisme yang mungkin keliru.
Latar belakang
Yonatan yakin ayahnya tidak akan menyembunyikan apa pun
Yonatan menenangkan Daud dengan mengatakan bahwa ayahnya tidak akan melakukan sesuatu tanpa sepengetahuannya. Ia percaya ayahnya tidak akan menyembunyikan rencana jahat, padahal kenyataannya Saul memang merahasiakan.
Di mana
Rama
di kota Rama, saat pertemuan pribadi
Kapan
~1025 SM
Zaman Hakim-hakim dan Raja Saul
Yang berbicara
Yonatan
pangeran Israel, sahabat karib Daud
Kepada
Daud
pemuda yang diurapi sebagai raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא תָמוּת
lo tamut · tidak akan mati
pernyataan pasti bahwa Daud tidak akan mengalami kematian
גָּלָה
galah · mengungkapkan
membuka telinga atau memberitahukan sesuatu
סָתַר
satar · menyembunyikan
menutupi atau merahasiakan
Yonatan menggunakan kata 'mengungkapkan' dan 'menyembunyikan' sebagai pasangan berlawanan. Ia percaya ayahnya tidak akan menyembunyikan apa pun, tetapi ironisnya Saul memang menyembunyikan niatnya.
Tahukah kamu
Yonatan kurang peka
Yonatan belum menyadari bahwa Saul telah berusaha membunuh Daud dengan tombak (1 Sam 18:11). Karena itu ia mengira ayahnya pasti memberi tahu jika ada bahaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 20:2
1 Samuel 18:11
Saul mencoba membunuh
“Saul melemparkan tombak itu, sebab pikirnya: "Baiklah aku menancapkan Daud ke dinding."”
Amsal 18:13
Yonatan menjawab sebelum tahu
“Jikalau seseorang menjawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.”
1 Samuel 20:33
Yonatan baru sadar
“Saul melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 20:2
✕ Sering dikira
Yonatan berbohong untuk menenangkan Daud.
✓ Yang sebenarnya
Yonatan sungguh percaya ayahnya tidak akan menyembunyikan sesuatu, karena ia belum tahu sejauh mana kebencian Saul.
✕ Sering dikira
Yonatan tidak peduli pada Daud karena ia tidak memercayai ceritanya.
✓ Yang sebenarnya
Yonatan sangat peduli, ia hanya salah menilai keadaan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 20:2
Kadang kita terlalu yakin bahwa orang yang kita cintai tidak mungkin berbuat jahat. Namun, kita perlu waspada dan bijak, sambil tetap setia kepada kebenaran dan keadilan.
Ya Tuhan, berikan kami kebijaksanaan untuk tidak naif, tetapi juga tidak curiga berlebihan terhadap orang lain. Amin.