Tombak Saul meleset

1 Samuel 20:33

Perjanjian Daud dan Yonatan

Saul pun melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya. Yonatan mengetahui bahwa ayahnya itu telah benar-benar bermaksud untuk membunuh Daud.

1 Samuel 20:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 20:33?

Saul sangat marah sehingga dia melemparkan tombaknya kepada Yonatan, anaknya sendiri, untuk membunuhnya. Ini menunjukkan betapa besar kebencian Saul kepada Daud, bahkan sampai mengancam nyawa anak kandungnya sendiri.

Latar belakang

Amarah yang membabi buta

Saul, yang sangat marah karena Yonatan membela Daud, melemparkan tombak ke arah Yonatan untuk membunuhnya. Ini menunjukkan betapa tidak stabilnya emosi Saul dan seberapa jauh ia akan bertindak untuk menghancurkan saingannya. Yonatan selamat, tetapi ia yakin bahwa ayahnya benar-benar ingin membunuh Daud.

Di mana

Gibea

Di meja makan istana saat perjamuan bulan baru

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yonatan membela Daud
Yonatan mengetahui niat Saul
Kamu di sini
s

Yang berbicara

saul

Raja Israel, dikuasai kemarahan

Y

Kepada

Yonatan

Putra mahkota, pembela Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

טוֹל

tol · melemparkan

melontarkan atau melempar dengan keras

חֲנִית

khanit · tombak

senjata berupa tombak panjang yang digunakan untuk menusuk atau melempar

נָכָה

nakah · membunuh

memukul, memukul hingga mati, membunuh

Kata 'melemparkan' dan 'tombak' menunjukkan tindakan kekerasan fisik yang nyata, bukan sekadar ancaman. Kata 'membunuh' memperjelas niat Saul. Ini menegaskan bahwa Saul benar-benar berniat membunuh Yonatan, bukan sekadar menakut-nakuti.

Tahukah kamu

Tombak sebagai simbol

Dalam budaya Timur Dekat kuno, tombak sering digunakan sebagai simbol kekuasaan dan otoritas kerajaan. Tindakan Saul melempar tombak kepada Yonatan menunjukkan betapa ia menyalahgunakan kekuasaannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 20:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 20:33

✕  Sering dikira

Saul hanya melempar tombak sebagai isyarat marah, bukan ingin membunuh.

✓  Yang sebenarnya

Teks dengan jelas mengatakan bahwa Saul melempar tombak untuk membunuh Yonatan.

✕  Sering dikira

Saul menyesal setelah melempar tombak kepada Yonatan.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada catatan penyesalan; Yonatan yang bangkit dan meninggalkan perjamuan dengan marah.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 20:33

Kemarahan yang tidak terkendali bisa membuat kita menyakiti orang-orang terdekat kita sekalipun. Belajarlah mengelola emosi agar tidak bertindak di luar kendali dan merusak hubungan.

Ya Tuhan, jauhkan kami dari amarah yang meledak-ledak. Ajari kami mengendalikan diri dan mengampuni, sehingga kami tidak menyakiti sesama, terutama orang yang kami kasihi. Amin.