1 Samuel 20:3
“Akan tetapi, Daud bersumpah lagi, katanya, “Ayahmu benar-benar mengetahui bahwa aku mendapat belas kasih dalam pandanganmu, katanya, ‘Jangan sampai Yonatan mengetahui hal ini, atau dia akan bersedih hati.’ Namun, demi TUHAN yang hidup, dan demi nyawamu, hanya selangkah jaraknya antara aku dan maut.””1 Samuel 20:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."”1 Samuel 20:3 · TB
Terjemahan Baru
“Daud menjawab, "Ayahmu tahu benar bahwa engkau sayang kepadaku. Jadi pastilah ia tidak mau memberitahukan hal itu kepadamu supaya engkau jangan sedih. Bagaimanapun juga, demi TUHAN yang hidup, sesungguhnyalah hidupku bagaikan telur di ujung tanduk!"”1 Samuel 20:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Daud, “Ayahmu tahu mengenai persahabatan kita. Itu sebabnya dia tidak akan memberitahukannya kepadamu, supaya tidak menyakiti hatimu. Aku menyatakan di hadapan TUHAN yang hidup dan di hadapanmu bahwa aku sudah sangat dekat dengan kematian.””1 Samuel 20:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David sware moreover, and said, Thy father certainly knoweth that I have found grace in thine eyes; and he saith, Let not Jonathan know this, lest he be grieved: but truly as the LORD liveth, and as thy soul liveth, there is but a step between me and death.”1 Samuel 20:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 20:3?
Daud menegaskan dengan sumpah bahwa Saul memang berniat membunuhnya, karena Saul tahu Daud disayangi Yonatan. Daud merasa berada di ambang kematian, menunjukkan bahaya nyata yang mengancam hidupnya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 20:3
Terkadang kebenaran pahit harus disampaikan meskipun tidak enak didengar. Dalam persahabatan, kejujuran dan keterbukaan sangat penting untuk saling melindungi.
Tuhan, berani kami untuk jujur kepada sahabat, meski sulit, dan peka terhadap bahaya yang mengintai. Amin.