Daud bersumpah tentang bahaya
1 Samuel 20:3
Perjanjian Daud dan Yonatan
PerikopDaud dan Yonatan Membuat Perjanjian · 1 Samuel 20:1-24 →“Akan tetapi, Daud bersumpah lagi, katanya, “Ayahmu benar-benar mengetahui bahwa aku mendapat belas kasih dalam pandanganmu, katanya, ‘Jangan sampai Yonatan mengetahui hal ini, atau dia akan bersedih hati.’ Namun, demi TUHAN yang hidup, dan demi nyawamu, hanya selangkah jaraknya antara aku dan maut.””1 Samuel 20:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."”1 Samuel 20:3 · TB
Terjemahan Baru
“Daud menjawab, "Ayahmu tahu benar bahwa engkau sayang kepadaku. Jadi pastilah ia tidak mau memberitahukan hal itu kepadamu supaya engkau jangan sedih. Bagaimanapun juga, demi TUHAN yang hidup, sesungguhnyalah hidupku bagaikan telur di ujung tanduk!"”1 Samuel 20:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Daud, “Ayahmu tahu mengenai persahabatan kita. Itu sebabnya dia tidak akan memberitahukannya kepadamu, supaya tidak menyakiti hatimu. Aku menyatakan di hadapan TUHAN yang hidup dan di hadapanmu bahwa aku sudah sangat dekat dengan kematian.””1 Samuel 20:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David sware moreover, and said, Thy father certainly knoweth that I have found grace in thine eyes; and he saith, Let not Jonathan know this, lest he be grieved: but truly as the LORD liveth, and as thy soul liveth, there is but a step between me and death.”1 Samuel 20:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 20:3?
Daud menegaskan dengan sumpah bahwa Saul memang berniat membunuhnya, karena Saul tahu Daud disayangi Yonatan. Daud merasa berada di ambang kematian, menunjukkan bahaya nyata yang mengancam hidupnya.
Latar belakang
Daud bersumpah di hadapan Tuhan
Daud menegaskan bahwa Saul telah mengetahui hubungan dekat Yonatan dengan Daud, sehingga ia merahasiakan rencananya. Dengan sumpah yang khusyuk, Daud menyatakan bahwa ia hanya selangkah dari maut.
Di mana
Rama
di kota Rama, saat percakapan pribadi
Kapan
~1025 SM
Zaman Hakim-hakim dan Raja Saul
Yang berbicara
Daud
pemuda yang diurapi sebagai raja
Kepada
Yonatan
pangeran Israel, sahabat karib Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָדַע
yada · mengetahui
mengerti atau menyadari sesuatu secara mendalam
חֵן
khen · belas kasih
kemurahan atau perkenanan di mata seseorang
כְּשַׁעַל
kesha'al · selangkah
satu langkah kecil; jarak yang sangat dekat
Kata 'mengetahui' dan 'belas kasih' menunjukkan hubungan Daud dan Yonatan sangat dekat sampai Daud tahu Saul tidak akan memberitahu Yonatan. 'Selangkah' menekankan bahaya yang mengancam nyawanya.
Tahukah kamu
Sumpah demi nyawa
Ungkapan 'demi TUHAN yang hidup, dan demi nyawamu' adalah sumpah yang sangat serius di Israel kuno. Melanggar sumpah seperti ini dianggap mendatangkan kutuk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 20:3
1 Samuel 18:1
Ikatan kasih mereka
“Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, sebab ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri.”
Mazmur 7:1
Daud berlindung pada Tuhan
“Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; lepaskanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan selamatkanlah aku.”
1 Samuel 20:13
Yonatan doakan Daud
“Kiranya TUHAN menyertaimu, seperti Dia menyertai ayahku dahulu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 20:3
✕ Sering dikira
Daud menuduh Yonatan tidak tahu apa-apa dan menyebutnya bodoh.
✓ Yang sebenarnya
Daud menjelaskan bahwa Saul sengaja merahasiakan agar Yonatan tidak sedih, bukan karena Yonatan tidak peka.
✕ Sering dikira
Sumpah Daud hanya retorika, tidak perlu dianggap serius.
✓ Yang sebenarnya
Sumpah dengan nama TUHAN adalah ikatan yang sakral, dan Daud menggunakannya untuk meyakinkan Yonatan tentang bahayanya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 20:3
Terkadang kebenaran pahit harus disampaikan meskipun tidak enak didengar. Dalam persahabatan, kejujuran dan keterbukaan sangat penting untuk saling melindungi.
Tuhan, berani kami untuk jujur kepada sahabat, meski sulit, dan peka terhadap bahaya yang mengintai. Amin.