1 Samuel 2:29
“Mengapa kamu memandang rendah kurban persembahan-Ku dan kurban sajian-Ku yang telah Kuperintahkan di tempat kediaman-Ku? Mengapa kamu menghormati anak-anakmu melebihi Aku, dengan menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap kurban sajian umat-Ku Israel?’””1 Samuel 2:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan- Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?”1 Samuel 2:29 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, mengapa engkau masih serakah melihat kurban-kurban yang sesuai dengan perintah-Ku, dipersembahkan bangsa-Ku kepada-Ku? Mengapa engkau Eli, lebih menghormati anak-anakmu daripada menghormati Aku, dan membiarkan mereka menggemukkan dirinya dengan bagian yang terbaik dari setiap persembahan bangsa-Ku kepada-Ku?”1 Samuel 2:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi mengapa kamu dan anak-anakmu memandang rendah kurban dan persembahan yang diberikan bagi-Ku? Kamu lebih menghormati anak-anakmu daripada menghormati Aku, dan membuat dirimu gemuk dengan mengambil bagian terbaik dari seluruh persembahan yang dibawa oleh umat-Ku orang Israel.’”1 Samuel 2:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore kick ye at my sacrifice and at mine offering, which I have commanded in my habitation; and honourest thy sons above me, to make yourselves fat with the chiefest of all the offerings of Israel my people?”1 Samuel 2:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 2:29?
Allah menegur Eli karena menghormati anak-anaknya lebih dari pada Allah, dengan membiarkan mereka mengambil bagian terbaik dari kurban. Ini menunjukkan bahwa Allah menuntut kesetiaan dan tidak menerima penghormatan yang setengah hati.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 2:29
Jangan biarkan kasih sayang kepada orang terdekat membuat kita mengabaikan perintah Tuhan. Kita harus tegas dalam kebenaran, bahkan kepada keluarga sendiri, dan selalu mendahulukan hormat kepada Allah.
Tuhan, ampunilah jika aku sering lebih menghormati manusia daripada Engkau. Mampukan aku untuk tetap setia kepada-Mu. Amin.