1 Samuel 2:30
““Sebab itu, inilah firman TUHAN, Allah Israel, ‘Aku telah berjanji bahwa keluargamu dan nenek moyangmu akan hidup di hadapan-Ku sampai selamanya.’ Akan tetapi, sekarang, inilah firman TUHAN, ‘Jauhlah itu dari-Ku. Sebab, siapa yang menghormati Aku, Aku akan menghormati, tetapi siapa yang menghina Aku, Aku akan memandang rendah.”1 Samuel 2:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu--demikianlah firman TUHAN, Allah Israel--sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang--demikianlah firman TUHAN--:Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.”1 Samuel 2:30 · TB
Terjemahan Baru
“Aku, TUHAN Allah Israel, dahulu telah berjanji, bahwa keluargamu dan margamu akan melayani Aku sebagai imam untuk selamanya. Tetapi sekarang Aku tidak menghendaki hal itu lagi! Sebab yang menghormati Aku, akan Kuhormati tetapi yang menghina Aku, akan Kuhina.”1 Samuel 2:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Oleh karena itu TUHAN Allah Israel berkata, ‘Aku memang berjanji bahwa para keturunan Harun akan melayani Aku selamanya-lamanya.’ Tetapi sekarang Aku berkata, ‘Tidak akan seperti itu lagi!’ Karena Aku akan menghormati siapa yang menghormati Aku, tetapi mengutuk orang yang memandang Aku rendah!”1 Samuel 2:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore the LORD God of Israel saith, I said indeed that thy house, and the house of thy father, should walk before me for ever: but now the LORD saith, Be it far from me; for them that honour me I will honour, and they that despise me shall be lightly esteemed.”1 Samuel 2:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 2:30?
Allah menegaskan bahwa Ia akan menghormati orang yang menghormati-Nya, tetapi orang yang menghina-Nya akan direndahkan. Janji kekal untuk keluarga Eli dicabut karena ketidaksetiaan, menunjukkan bahwa Allah adil dan menghargai mereka yang setia.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 2:30
Hormat kepada Allah harus menjadi prioritas utama. Jangan mencari kehormatan dari manusia, karena Allah melihat hati. Berikan yang terbaik bagi-Nya, dan Dia akan memelihara nama kita di hadapan-Nya.
Bapa, ajariku untuk selalu menghormati-Mu dalam setiap perkataan dan perbuatanku. Amin.