Daud menanggalkan baju perang
1 Samuel 17:39
Daud dan Goliat: Iman yang Berani
“Daud menyandangkan pedangnya di atas baju perangnya, kemudian dia berusaha untuk berjalan, sebab dia belum pernah memakainya. Daud berkata kepada Saul, “Aku tidak bisa berjalan dengan semuanya ini, sebab aku belum pernah memakainya.” Kemudian, Daud menanggalkan semua itu.”1 Samuel 17:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Daud mengikatkan pedangnya di luar baju perangnya, kemudian ia berikhtiar berjalan, sebab belum pernah dicobanya. Maka berkatalah Daud kepada Saul: "Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini, sebab belum pernah aku mencobanya." Kemudian ia menanggalkannya.”1 Samuel 17:39 · TB
Terjemahan Baru
“Akhirnya Daud mengikatkan pedang Saul pada baju besi itu lalu mencoba berjalan, tetapi tidak bisa, karena Daud tidak biasa memakai pakaian perang. "Hamba tidak bisa berjalan dengan pakaian ini," katanya kepada Saul. "Hamba tidak biasa memakainya." Lalu seluruh pakaian perang itu ditanggalkannya.”1 Samuel 17:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Daud mengikatkan pedangnya di bagian luar pada baju perangnya itu, dan mencoba berjalan beberapa langkah, sebab dia belum pernah memakai pakaian perang. Kemudian berkatalah Daud kepada Saul, “Hamba tidak dapat berjalan dengan pakaian ini, karena hamba belum pernah memakainya.” Lalu Daud melepaskan semua perlengkapan itu.”1 Samuel 17:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David girded his sword upon his armour, and he assayed to go; for he had not proved it. And David said unto Saul, I cannot go with these; for I have not proved them. And David put them off him.”1 Samuel 17:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 17:39?
Daud mencoba berjalan dengan baju perang Saul, tetapi ia belum pernah memakainya sehingga tidak nyaman. Akhirnya ia menanggalkannya dan memilih untuk bertarung dengan perlengkapan yang biasa ia gunakan sebagai gembala.
Latar belakang
Jujur tentang ketidakmampuan
Setelah mencoba berjalan dengan baju zirah, Daud berkata terus terang bahwa ia belum pernah memakainya dan tidak bisa bergerak bebas. Ia menanggalkan semua perlengkapan itu, memilih menggunakan keahliannya sebagai gembala.
Di mana
Lembah Tarbantin
Di perkemahan Israel, tepat setelah Saul memakaikan baju zirah
Kapan
~1010 SM
Zaman Hakim-hakim dan Raja Saul
Yang berbicara
Daud
Anak muda yang jujur dan rendah hati, sadar akan keterbatasannya.
Kepada
Saul
Raja yang mencoba membantu, mungkin bingung dengan penolakan Daud.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא
lo · belum
tidak; dalam konteks ini, 'belum pernah'
הָלַךְ
halakh · berjalan
berjalan, bergerak; di sini berarti bergerak dengan perlengkapan
סוּר
sur · menanggalkan
menyingkirkan, melepaskan
Kata 'belum' menunjukkan Daud tidak berpura-pura. Kata 'berjalan' dan 'menanggalkan' menekankan tindakan nyata: ia mencoba, menyadari tidak cocok, lalu melepaskannya. Ini adalah kebijaksanaan untuk mengenal diri sendiri dan setia pada panggilan Tuhan.
Tahukah kamu
Baju zirah raja sangat besar
Karena Saul terkenal lebih tinggi dari orang Israel, baju zirahnya pasti terlalu besar untuk Daud yang masih muda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 17:39
Amsal 11:2
Kerendahan hati Daud
“Orang yang rendah hati mendapat kemuliaan, tetapi orang yang sombong akan ditimpa kehinaan.”
Filipi 2:3
Rendah hati
“Dengan rendah hati anggaplah orang lain lebih utama dari dirimu sendiri.”
1 Petrus 5:6
Merendahkan diri
“Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 17:39
✕ Sering dikira
Daud menolak baju perang karena takut menggunakannya.
✓ Yang sebenarnya
Daud menolak karena itu tidak praktis dan akan membahayakan dirinya.
✕ Sering dikira
Daud merasa tidak layak memakai perlengkapan raja.
✓ Yang sebenarnya
Daud hanya alasan teknis, bukan merasa tidak layak secara rohani.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 17:39
Jangan memaksakan diri menggunakan cara atau alat yang bukan keahlianmu hanya karena terlihat lebih hebat. Gunakan talenta dan pengalaman yang Tuhan berikan, sekecil apa pun itu, karena itu adalah kekuatanmu.
Tuhan, tolong aku untuk menjadi diriku sendiri dan menggunakan kemampuan yang Kau berikan, bukan mencoba menjadi orang lain. Amin.