Samuel Menghukum Agag

1 Samuel 15:33

Saul Ditolak, Agag Dihukum

Akan tetapi, Samuel berkata, “Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, begitu juga ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan.” Samuel pun mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.

1 Samuel 15:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 15:33?

Samuel menegaskan bahwa seperti pedang Agag menyebabkan banyak ibu kehilangan anak, demikian juga ibunya akan kehilangan anak. Lalu Samuel mencincang Agag di hadapan TUHAN, menjalankan hukuman yang diperintahkan Allah.

Latar belakang

Eksekusi Sesuai Hukum

Samuel menyatakan bahwa sebagaimana pedang Agag telah membuat banyak ibu kehilangan anak, demikian pula ibunya akan menjadi tanpa anak. Lalu Samuel mencincang Agag di hadapan Tuhan di Gilgal, melaksanakan hukuman mati yang diperintahkan Tuhan.

Di mana

Gilgal

Di depan umum, mungkin di tempat penyembelihan

Kapan

~1020 SM

Era Hakim-hakim hingga Kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Agag dibawa ke Samuel
Samuel pergi ke Rama
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Samuel

Nabi yang melaksanakan penghakiman Tuhan

A

Kepada

Agag

Raja Amalek yang kejam, kini menerima pembalasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁסַף

shasaf · mencincang

memotong-motong, membunuh dengan pedang

חֶרֶב

cherev · pedang

pedang, senjata tajam

שָׁכוֹל

shakol · kehilangan anak

kehilangan anak, menjadi tidak punya anak

Kata 'shasaf' (memotong) dan 'shakol' (kehilangan anak) menunjukkan pembalasan yang setimpal. Ini menekankan bahwa perbuatan kejam akan menuai akibat yang serupa, sesuai prinsip 'tuai apa yang ditabur'.

Tahukah kamu

Hukuman yang Setimpal

Tindakan Samuel ini adalah eksekusi atas kejahatan perang, bukan balas dendam pribadi. Ini menekankan bahwa Tuhan serius terhadap dosa dan kekejaman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 15:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 15:33

✕  Sering dikira

Samuel kejam dan melanggar perintah Tuhan untuk mengasihi.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hukuman yang diperintahkan Tuhan atas bangsa yang kejam; bukan balas dendam pribadi.

✕  Sering dikira

Peristiwa ini berarti kekerasan diperbolehkan dalam Perjanjian Lama.

✓  Yang sebenarnya

Ini kasus khusus penghakiman Tuhan, bukan izin umum untuk kekerasan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 15:33

Hukuman TUHAN adalah adil dan setimpal. Kita tidak boleh main-main dengan dosa, karena konsekuensinya serius, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Tuhan, ajar aku untuk hidup dalam ketaatan agar aku terhindar dari penghakiman-Mu yang adil, dan murahilah setiap orang yang telah dirugikan oleh kesalahanku. Amin.