Samuel menegur Saul

1 Samuel 15:19

Saul ditolak sebagai raja

Mengapa kamu tidak menaati suara TUHAN? Mengapa kamu mengambil jarahan dan melakukan yang jahat di mata TUHAN?”

1 Samuel 15:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 15:19?

Pertanyaan Samuel menegaskan bahwa ketaatan kepada Tuhan lebih penting daripada persembahan. Saul gagal menaati perintah Tuhan dengan mengambil jarahan, sehingga ia dianggap melakukan yang jahat di mata Tuhan, meskipun ia mungkin menganggapnya baik.

Latar belakang

Pertanyaan retoris Samuel

Samuel menegur Saul karena tidak menaati perintah Tuhan untuk memusnahkan orang Amalek. Saul mencoba membela diri dengan mengatakan bahwa dia sudah menaati firman Tuhan, tetapi Samuel menunjukkan bahwa jarahan dan raja Agag yang ditawan adalah bukti ketidaktaatan.

Di mana

Gilgal

Di perkemahan, siang hari

Kapan

~1020 SM

Zaman Hakim-hakim / Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul menang atas Amalek
Samuel mengoyakkan jubah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Samuel

Nabi dan hakim terakhir Israel, penuh otoritas

S

Kepada

Saul

Raja pertama Israel, sedang dalam masalah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַע

shama · menaati

mendengar dengan perhatian dan bertindak sesuai

שָׁלַל

shalal · jarahan

barang rampasan perang, yang diambil dari musuh

רַע

ra · jahat

buruk, jahat, atau merusak; lawan dari baik

Ketaatan sejati bukan sekadar mendengar, tetapi tindakan yang sesuai, sedangkan jarahan yang diambil adalah simbol ketidaktaatan yang dianggap jahat di mata Tuhan.

Tahukah kamu

Arti nama Saul

Nama Saul berarti 'yang diminta' atau 'dipinjam', tetapi dalam kisah ini ia justru ditolak oleh Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 15:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 15:19

✕  Sering dikira

Menganggap Saul tidak melakukan apa-apa, padahal dia sudah setengah taat.

✓  Yang sebenarnya

Masalahnya bukan tidak taat sama sekali, tapi taat sebagian dan menyimpan jarahan.

✕  Sering dikira

Mengira 'jahat' di sini hanya soal moral, padahal ini tentang ketidaktaatan spesifik.

✓  Yang sebenarnya

Jahat di sini adalah melanggar perintah Tuhan yang jelas, bukan sekadar perbuatan amoral.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 15:19

Terkadang kita mencoba menutupi ketidaktaatan dengan alasan yang tampak spiritual. Mari periksa hati kita: apakah kita benar-benar taat, atau hanya mencari pembenaran?

Tuhan, mampukan aku untuk taat sepenuhnya kepada-Mu, bukan hanya sebagian, dan beri aku keberanian untuk mengikuti perintah-Mu tanpa kompromi. Amin.