Hana Menunda Pergi ke Silo
1 Samuel 1:22
Hana Meminta dan Mempersembahkan Samuel
“Namun, Hana tidak pergi, sebab katanya kepada suaminya, “Setelah anak ini disapih, aku akan membawanya supaya menghadap ke hadirat TUHAN dan tinggal di sana selamanya.””1 Samuel 1:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Hana tidak ikut pergi, sebab katanya kepada suaminya: "Nanti apabila anak itu cerai susu, aku akan mengantarkan dia, maka ia akan menghadap ke hadirat TUHAN dan tinggal di sana seumur hidupnya."”1 Samuel 1:22 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kali ini Hana tidak ikut. Katanya kepada suaminya, "Nanti setelah disapih, Samuel akan kuantarkan ke Rumah TUHAN, dan ia akan tinggal di sana seumur hidupnya."”1 Samuel 1:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Hana tidak ikut dengan mereka. Katanya kepada suaminya, “Sesudah Samuel berhenti menyusu, saya akan membawa dia ke sana untuk mengkhususkan dia demi pelayanan TUHAN, lalu Samuel akan tinggal di kemah TUHAN mulai saat itu sampai seterusnya.””1 Samuel 1:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Hannah went not up; for she said unto her husband, I will not go up until the child be weaned, and then I will bring him, that he may appear before the LORD, and there abide for ever.”1 Samuel 1:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 1:22?
Hana tidak ikut ke Silo, tetapi berjanji untuk membawa Samuel setelah disapih, supaya anak itu tinggal di hadapan Tuhan selamanya, sebagai jawaban atas nazarnya.
Latar belakang
Hana Menjelaskan Rencananya
Setelah Samuel lahir, Hana memutuskan untuk tidak ikut serta dalam ziarah tahunan ke Silo sampai anaknya disapih. Ia menjelaskan kepada Elkana bahwa setelah disapih, ia akan membawa Samuel ke hadapan TUHAN dan menetap di sana selamanya.
Di mana
Rama
Di rumah mereka di Rama
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Hana
Istri Elkana, ibu Samuel, penuh iman dan kesungguhan
Kepada
Elkana
Suami Hana, setia dan mendukung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּמַל
gamal · menyapih
menyapih, berhenti menyusui, juga berarti 'memberi imbalan' atau 'menyelesaikan'
רָאָה
ra'ah · menghadap
melihat, dalam konteks ini berarti 'menghadap' hadirat TUHAN
עוֹלָם
olam · selamanya
untuk selama-lamanya, zaman yang panjang, kekekalan
Kata 'gamal' untuk menyapih juga berarti 'memberi imbalan'—Hana melihat penyapihan sebagai titik ketika ia dapat membalas kebaikan TUHAN. 'Ra'ah' dan 'olam' menunjukkan bahwa menghadap TUHAN bukan hanya sekali, tetapi untuk selamanya, sebuah komitmen seumur hidup.
Tahukah kamu
Penyapihan di Zaman Alkitab
Pada masa itu, anak biasanya disapih sekitar usia tiga tahun, dan ini merupakan momen penting yang dirayakan. Setelah disapih, anak dianggap cukup besar untuk dipisahkan dari ibunya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:22
✕ Sering dikira
Hana tidak ikut ibadah tahunan karena sedang malas atau tidak taat.
✓ Yang sebenarnya
Hana menunggu sampai Samuel disapih karena ingin membawanya sendiri ke Silo untuk menyerahkannya kepada TUHAN.
✕ Sering dikira
Hana bernazar hanya untuk minta anak, tetapi tidak sungguh-sungguh menyerahkannya.
✓ Yang sebenarnya
Hana benar-benar menyerahkan Samuel kepada TUHAN seumur hidupnya, dan ini adalah pemenuhan nazar.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 1:22
Hana menepati janjinya kepada Tuhan. Kita juga harus konsisten dengan komitmen kita kepada Tuhan, meskipun itu berarti melepaskan sesuatu yang kita sayangi.
Tuhan, tolong kami untuk setia pada nazar dan janji kami kepada-Mu, dan beri keberanian untuk mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu. Amin.