Nazar Sang Ibu

1 Samuel 1:11

Hana: Ibu yang Berdoa dan Dikabulkan

Lalu, dia bernazar, katanya, “Ya TUHAN semesta alam, jika Engkau sungguh-sungguh memperhatikan kesengsaraan hamba-Mu, mengingatku, dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi mengaruniakan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, aku akan mempersembahkan dia kepada TUHAN seumur hidupnya, dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.”

1 Samuel 1:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 1:11?

Hana membuat nazar kepada TUHAN semesta alam: jika diberikan seorang anak laki-laki, ia akan mempersembahkannya untuk melayani Tuhan seumur hidup, dan rambutnya tidak akan dicukur (menandakan nazar nazir). Ini menunjukkan kesungguhan iman dan pengorbanan Hana.

Latar belakang

Janji sebagai Respons atas Kesengsaraan

Hana, dalam kepedihannya, membuat nazar khusus kepada Tuhan. Dia berjanji jika Tuhan memberinya anak laki-laki, anak itu akan dipersembahkan seumur hidupnya sebagai nazir, bahkan sejak lahir dengan tidak mencukur rambutnya.

Di mana

Silo

Di Bait Suci, di hadapan TUHAN

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Doa penuh air mata
Eli menegur Hana
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hana

Istri Elkana, ibu Samuel, seorang yang saleh

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Tuhan semesta alam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶדֶר

neder · nazar

janji yang dibuat kepada Allah

עֳנִי

oni · sengsara

penderitaan, kehinaan, atau kesengsaraan

זָכַר

zakhar · mengingat

mengingat secara aktif, memperhatikan

Kombinasi kata-kata ini menunjukkan bahwa Hana menghubungkan kesengsaraannya dengan tindakan Tuhan yang ingat dan memperhatikan. Nazar adalah respons terhadap belas kasihan yang dia harapkan.

Tahukah kamu

Nazir: Dipisahkan untuk Tuhan

Seorang nazir yang disebut dalam pasal ini tidak boleh minum anggur, tidak boleh memotong rambut, dan harus hidup kudus bagi Tuhan. Ini bukan untuk orang biasa, tapi menunjukkan pengabdian yang ekstrem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:11

✕  Sering dikira

Mengira nazar seperti tawar-menawar: 'Jika Tuhan memberi, saya memberi.'

✓  Yang sebenarnya

Nazar adalah ungkapan pengabdian, bukan transaksi. Hana ingin memuliakan Tuhan, bukan bernegosiasi.

✕  Sering dikira

Mengira Hana membuat janji karena putus asa, bukan karena iman.

✓  Yang sebenarnya

Buktinya dia konsisten: setelah Samuel lahir, dia menepati nazarnya dan menyerahkan anaknya ke Bait Suci, menunjukkan iman yang nyata.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 1:11

Terkadang kita perlu berkomitmen dengan serius kepada Tuhan ketika meminta sesuatu. Namun, ingatlah bahwa Tuhan lebih menghargai hati yang tulus daripada janji yang dibuat karena terdesak. Evaluasilah motivasi kita dalam berdoa.

Ya Tuhan, ajar aku untuk berdoa dengan sungguh-sungguh dan siap berkorban untuk kehendak-Mu, bukan hanya untuk kepentinganku sendiri. Amin.