Keluarga muda menuju Yerusalem
Lukas 2:22
Bayi Yesus di Bait Allah
“Ketika hari-hari penyucian sesuai hukum Musa telah usai, Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,”Lukas 2:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka Lukas 2.23–28 15 membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,”Lukas 2:22 · TB
Terjemahan Baru
“Tibalah saatnya Yusuf dan Maria menjalankan adat penyucian menurut hukum Musa. Jadi mereka membawa Anak itu ke Yerusalem untuk diserahkan kepada Tuhan.”Lukas 2:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Empat puluh hari sesudah Yesus lahir, tibalah waktunya Maria dan Yusuf memberikan kurban penyucian di rumah Allah, seperti yang diperintahkan oleh hukum Taurat. Pada kesempatan itu mereka juga membawa Yesus ke Yerusalem dan menyerahkan Dia kepada Allah”Lukas 2:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the days of her purification according to the law of Moses were accomplished, they brought him to Jerusalem, to present him to the Lord;”Lukas 2:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 2:22?
Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Yerusalem untuk diserahkan kepada Tuhan, sesuai hukum Musa tentang penyucian dan persembahan anak sulung. Ini menunjukkan kesungguhan mereka hidup dalam hukum Taurat.
Latar belakang
Dua upacara sekaligus: penyucian dan penyerahan
Setelah 40 hari melahirkan anak laki-laki, ibu Yahudi menjalani 'penyucian' (sesuai Imamat 12) dan mempersembahkan korban. Sekaligus, anak sulung laki-laki 'diserahkan kepada Tuhan' sesuai Keluaran 13. Maria dan Yusuf menggabungkan dua kewajiban ini dalam satu perjalanan ke Yerusalem.
Di mana
Yerusalem — Bait Allah
Kompleks Bait Suci yang megah di kota Yerusalem
Kapan
~6 SM
40 hari setelah kelahiran Yesus
Yang berbicara
Lukas (narator)
Dokter Yunani, penulis Injil, teman Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca Yunani terpandang, mungkin pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καθαρισμοῦ
katharismou · purification
Penyucian — pemulihan status ritual setelah melahirkan, sesuai Imamat 12
νόμον Μωϋσέως
nomon Mouseos · law of Moses
Hukum Musa — kerangka hukum yang Yesus datang untuk genapi, bukan hapus
παραστῆσαι
parastesai · to present
Menyerahkan/mempersembahkan — secara resmi mendedikasikan kepada Allah
Lukas menekankan ketaatan Maria dan Yusuf pada Taurat berulang kali — ini bukan detail remeh, tapi menunjukkan Yesus lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang serius menjalani iman.
Tahukah kamu
Mereka pergi 40 hari setelah kelahiran, bukan saat natal
Banyak gambaran Natal menampilkan orang majus dan gembala bersama di kandang — padahal kejadian-kejadian ini terjadi di waktu yang berbeda. Saat Maria dan Yusuf tiba di Bait Allah ini, mungkin masih di Betlehem atau sudah pergi dan kembali.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 2:22
Imamat 12:2-4
Dasar hukum untuk upacara penyucian Maria
“perempuan yang hamil dan melahirkan anak laki-laki, maka ia najis selama tujuh hari”
Keluaran 13:2
Dasar hukum untuk menyerahkan Yesus kepada Tuhan
“Kuduskanlah bagi-Ku semua anak sulung, semua yang lahir terdahulu dari kandungan di antara orang Israel”
Matius 5:17
Yesus menjalani Taurat dari hari-hari pertama kehidupan-Nya
“Aku datang bukan untuk meniadakan Taurat, melainkan untuk menggenapinya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 2:22
✕ Sering dikira
Maria pergi ke Bait Allah untuk minta maaf karena melahirkan di luar nikah
✓ Yang sebenarnya
Upacara penyucian adalah kewajiban ritual standar bagi semua ibu Yahudi setelah melahirkan — bukan karena dosa moral
✕ Sering dikira
Ini adalah kedatangan pertama Yesus ke Yerusalem dalam hidupnya
✓ Yang sebenarnya
Ini kedatangan pertama yang tercatat; ada kemungkinan mereka pernah ke Yerusalem sebelumnya atau sesudahnya sebelum ayat 41
Renungan
Renungan Singkat Lukas 2:22
Mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan adalah wujud ketaatan dan kasih. Kita pun dipanggil untuk menyerahkan hidup kita, termasuk anak dan keluarga, kepada pemeliharaan-Nya.
Bapa, terimalah persembahan hidupku dan keluargaku, dan jadikan kami milik-Mu sepenuhnya. Amin.