Kebebasan dalam Kepercayaan
1 Korintus 7:15
Jika Pasangan Ingin Pergi
“Namun, jika yang tidak percaya itu ingin berpisah, biarkan ia berpisah. Dalam hal seperti ini, saudara atau saudari tidak lagi terikat. Akan tetapi, Allah sudah memanggil kita untuk hidup dalam damai sejahtera.”1 Korintus 7:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.”1 Korintus 7:15 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau orang yang tidak percaya itu meninggalkan istrinya atau suaminya yang Kristen, jangan menahan dia. Dalam hal ini Saudari atau Saudara itu bebas, sebab Allah mau supaya Saudara hidup dengan rukun.”1 Korintus 7:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, bila suami atau istri yang belum percaya Kristus memutuskan untuk bercerai dengan istri atau suaminya yang percaya, maka bercerailah. Kalau hal itu terjadi, saudara atau saudari seiman tidak terikat lagi. Karena Allah menghendaki agar kita hidup dengan tenang.”1 Korintus 7:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if the unbelieving depart, let him depart. A brother or a sister is not under bondage in such cases: but God hath called us to peace.”1 Korintus 7:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 7:15?
Jika pasangan yang tidak percaya memilih untuk berpisah, biarkanlah. Orang percaya tidak lagi terikat dalam pernikahan itu dan bebas dari kewajiban. Allah memanggil kita untuk hidup dalam damai, bukan dipersalahkan.
Latar belakang
Jika Pasangan Tidak Percaya Ingin Pergi
Jika pasangan yang tidak percaya menolak untuk tinggal bersama dan ingin pergi, biarkan mereka. Dalam kasus ini, orang Kristen tidak terikat lagi dalam pernikahan. Paulus memberikan kebebasan praktis karena mereka dipanggil untuk hidup dalam damai.
Di mana
Korintus
Kota dengan konflik keluarga karena perbedaan agama
Kapan
~30 M
Zaman gereja mula-mula
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang memberikan kebebasan dalam situasi yang sulit
Kepada
Orang Kristen dengan pasangan yang ingin pergi
Mereka yang menghadapi penolakan dari pasangan non-percaya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
χωρίζω
chorizo · separate
memisahkan, berpisah — mengakhiri hubungan
δουλόω
douloo · not bound
mengikat, memperbudak — bebas dari ikatan
εἰρήνη
eirene · peace
damai, harmoni — kondisi hidup yang tenang
Paulus menggunakan bahasa pembebasan dan perdamaian. Jika pasangan yang tidak percaya ingin pergi, orang Kristen tidak harus memaksa mereka tetap, karena Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam damai.
Tahukah kamu
Satu-satunya Alasan Perceraian
Dalam konteks Paulus, ini adalah salah satu situasi di mana perceraian diizinkan — ketika pasangan non-percaya menolak untuk tinggal bersama. Ini berbeda dari pengajaran Yesus tentang perceraian karena perzinaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 7:15
2 Korintus 6:14-15
tentang larangan awal menikah dengan non-percaya
“Jangan membuat ikatan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya... Apa persekutuan antara terang dan kegelapan?”
1 Korintus 7:39
tentang kebebasan setelah ikatan terputus
“Istri terikat selama suaminya masih hidup. Namun, jika suaminya meninggal, ia bebas untuk menikah dengan siapa saja”
Roma 14:19
tentang prioritas damai dalam hubungan
“Maka baiklah kita mengejar apa yang mendorong damai dan apa yang mendorong saling membangun”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 7:15
✕ Sering dikira
Paulus memberikan izin untuk perceraian yang mudah
✓ Yang sebenarnya
Paulus hanya memberikan kebebasan jika pasangan non-percaya yang memulai perpisahan
✕ Sering dikira
Orang Kristen harus berusaha menjauhkan diri dari pasangan non-percaya
✓ Yang sebenarnya
Jika pasangan setuju tinggal bersama, orang Kristen harus tetap bersama mereka
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 7:15
Terkadang mempertahankan hubungan justru membawa konflik terus-menerus. Berdamai dengan kenyataan dan melepaskan bukan berarti gagal; itu bisa jadi langkah menuju ketenangan yang Allah inginkan.
Ya Allah, berikan aku kebijaksanaan untuk melepaskan dengan damai ketika hubungan harus berakhir, dan tuntun aku dalam jalan-Mu, Amin.