Kutipan dari Yesaya—Allah menghancurkan kebijaksanaan yang terlihat

1 Korintus 1:19

Kitab Suci membuktikan kontras ini

Sebab, ada tertulis, “Aku akan menghancurkan hikmat orang yang bijaksana, dan kepintaran orang yang pandai, Aku akan menolaknya.”

1 Korintus 1:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 1:19?

Di ayat ini, Paulus mengutip Yesaya 29:14 untuk menunjukkan bahwa Allah akan meruntuhkan hikmat manusia yang sombong. Artinya, Allah sengaja memakai cara yang tampak bodoh untuk menyelamatkan manusia, supaya manusia tidak bisa menyombongkan diri di hadapan-Nya. Hikmat dunia sering bertentangan dengan cara Allah bekerja.

Latar belakang

Otoritas Kitab Suci untuk argument Paulus

Paulus mengutip Yesaya 29:14: 'Aku akan menghancurkan kebijaksanaan orang yang bijaksana, dan kepintaran orang yang pandai, Aku akan menolaknya.' Apa yang dikatakan Yesaya tentang apa yang Allah lakukan terhadap kebijaksanaan manusia adalah preseden untuk apa yang Paulus katakan tentang salib. Allah selalu beroperasi dengan cara yang melampaui kebijaksanaan manusia. Yesaya berbicara tentang menghancurkan kebijaksanaan manusia sebagai bagian dari rencana Allah yang lebih besar. Paulus mengatakan: Inilah yang terjadi di salib—kebijaksanaan dunia dihancurkan.

Di mana

Korintus

Jemaat mendengarkan kutipan dari nabi Yesaya

Kapan

~53 M

Paulus memperkuat teologi dengan merujuk pada Kitab Suci Ibrani

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus baru saja membuat klaim bold tentang kebodohan salib
Paulus akan melanjutkan dengan pertanyaan retoris lebih lanjut
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menggunakan Kitab Suci untuk membuktikan teologi

J

Kepada

Jemaat yang akrab dengan Kitab Suci

Mereka yang bisa mengingat tulisan-tulisan Ibrani yang diungkapkan Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀπόλλυμι

apollymi · destroy

menghancurkan, membuat tidak berharga; apa yang Allah lakukan terhadap kebijaksanaan manusia

σοφία

sophia · wisdom

kebijaksanaan, kearifan; dalam konteks Yunani, pengetahuan budaya dan kemampuan intelektual

γέγραπται

gegraptai · written

telah ditulis; rumus untuk merujuk pada otoritas Kitab Suci

Paulus tidak menciptakan ide bahwa Allah menghancurkan kebijaksanaan manusia—itu sudah dalam Kitab Suci. Dia menerapkannya pada situasi Korintus.

Tahukah kamu

Yesaya 29 dalam konteks aslinya

Dalam Yesaya 29, nabi berbicara tentang mereka yang 'bijaksana dalam mata mereka sendiri' tetapi tidak mengerti jalan-jalan Allah. Ini adalah peringatan tentang kesombongan intelektual—ide bahwa Anda begitu cerdas sehingga tidak lagi mendengarkan apa yang Allah katakan. Paulus mengambil kutipan dan menerapkannya pada Korintus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 1:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 1:19

✕  Sering dikira

"Ayat ini menunjukkan kebijaksanaan intelektual tidak penting"

✓  Yang sebenarnya

Paulus mengatakan kebijaksanaan manusia tanpa takut akan Allah adalah sia-sia. Dia bukan mengatakan tidak berpikir; dia mengatakan kebijaksanaan sejati datang dari Tuhan.

✕  Sering dikira

"Karena Allah menghancurkan kebijaksanaan, jangan gunakan pikiran Anda"

✓  Yang sebenarnya

Paulus mengatakan Allah menghancurkan kebijaksanaan menjadi dosa kebanggaan; dia tidak mengatakan untuk tidak berpikir tetapi untuk berpikir dengan nilai-nilai berbeda.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 1:19

Kita sering mengandalkan kepandaian dan strategi sendiri. Hari ini, ingatlah bahwa cara Allah bisa berbeda dari logika kita. Cobalah untuk taat pada firman-Nya, walaupun tampak tidak masuk akal, dan lihat bagaimana Dia bekerja.

Tuhan, ajarku untuk rendah hati dan tidak bersandar pada hikmatku sendiri, melainkan pada hikmat-Mu yang kadang tampak bodoh bagi dunia. Amin.