Bahasa Ibrani
Haleluya הַלְלוּ־יָהּ
Pujilah TUHAN — seruan pujian tertua yang dipakai umat Allah lintas bahasa dan zaman.
Apa Arti Haleluya?
Haleluya sering diterjemahkan sebagai 'Pujilah TUHAN,' tapi ada lapisan makna yang hilang di situ. Dalam bahasa Ibrani, kata ini adalah ajakan atau perintah untuk memuji, dan 'Yah' di akhir adalah singkatan dari nama Allah, YHWH. Jadi, ini bukan sekadar pernyataan, tapi seruan aktif—seperti mengajak seluruh diri untuk ikut serta dalam pujian. Penulis Mazmur memakainya untuk membuka dan menutup nyanyian, menciptakan semacam tanda seru kepada Tuhan di tengah kehidupan nyata, baik dalam kesesakan maupun sukacita. Dalam Wahyu 19, 'Haleluya' dipakai di surga saat kemenangan Allah dinyatakan, menunjukkan bahwa pujian ini melampaui batas budaya dan waktu. Memahami inti ajakan ini membuat kita sadar bahwa 'Haleluya' bukan sekadar kata, melainkan gerakan hati yang merespons kebaikan Allah, dan itu mengubah cara kita membaca ayat-ayat tersebut—bukan hanya sebagai informasi, tapi sebagai panggilan untuk terlibat.
Ayat-Ayat dengan Kata Haleluya
Mazmur 146:1
“Haleluya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!”
Lihat arti & konteks Mazmur 146:1 →Mazmur 150:1
“Haleluya! Pujilah Allah di tempat kudus-Nya, pujilah Dia dalam cakrawala kekuatan-Nya!”
Lihat arti & konteks Mazmur 150:1 →Wahyu 19:1
“Setelah itu, aku mendengar suara yang nyaring seperti sekumpulan besar orang di surga berkata, “Haleluya! Keselamatan, kemuliaan, dan kekuasaan adalah milik Allah kita”
Lihat arti & konteks Wahyu 19:1 →