Pujian dari jiwa

Mazmur 146:1

Pujian bagi Tuhan yang Menolong

PerikopPujian dan Kepercayaan · Mazmur 146:1-10 →
“Haleluya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!”

Mazmur 146:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 146:1?

Ayat ini adalah panggilan untuk memuji Tuhan dengan segenap jiwa. 'Haleluya' berarti 'Pujilah TUHAN'. Ini menegaskan bahwa pujian bukan hanya aktivitas, tetapi respon hidup yang lahir dari dalam diri.

Latar belakang

Panggilan untuk memuji Tuhan

Pemazmur mengajak dirinya sendiri dan orang lain untuk memuji TUHAN dengan segenap jiwa. Ini adalah seruan pembuka yang menggerakkan seluruh pasal untuk memuji Allah sebagai Pencipta dan Penolong.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci, saat ibadah

Kapan

~500 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan kembali Bait Suci
Zaman Ezra dan Nehemia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel yang saleh

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat Tuhan yang sedang beribadah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הַלְלוּ-יָהּ

hallelu-yah · Haleluya

Pujilah Yah (TUHAN)

נַפְשִׁי

nafshi · jiwaku

seluruh keberadaanku, nyawaku

אֲבָרְכָה

avar'khah · memuji

memberkati, memuji

Kata 'jiwa' (nafshi) menunjukkan bahwa pujian bukan hanya dari mulut, tetapi melibatkan seluruh diri, dan 'memuji' (avar'khah) juga berarti memberkati, jadi kita diberkati saat kita memuji.

Tahukah kamu

Kata yang dipakai dalam liturgi

Kata 'Haleluya' berasal dari bahasa Ibrani yang berarti 'Pujilah TUHAN'. Kata ini menjadi seruan liturgis yang dipakai dalam berbagai tradisi Kristen hingga kini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 146:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 146:1

✕  Sering dikira

Menganggap 'Haleluya' hanya untuk saat bersukacita, tidak untuk saat sulit.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur mengajak memuji dalam segala keadaan, termasuk saat menghadapi penindasan.

✕  Sering dikira

Memisahkan 'jiwa' dari tubuh, seolah hanya bagian spiritual yang memuji.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Alkitab, 'jiwa' berarti seluruh pribadi, termasuk tubuh dan emosi.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 146:1

Sebelum memulai hari, luangkan waktu sejenak untuk menyadari kehadiran Tuhan dan memuji-Nya, bukan hanya dengan mulut, tetapi dengan seluruh hati dan pikiran. Biarkan pujian menjadi napas hidupmu.

Tuhan, ajari aku memuji-Mu dengan segenap jiwa, bukan hanya di saat baik, tetapi dalam setiap keadaan. Amin.