Firman Tuhan datang
Zakharia 7:4
Puasa yang Benar
“Lalu, firman TUHAN semesta alam datang kepadaku, firman-Nya,”Zakharia 7:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah firman TUHAN semesta alam kepadaku, bunyinya: Zakaria 7.5–10 17”Zakharia 7:4 · TB
Terjemahan Baru
“Inilah pesan TUHAN yang datang kepadaku.”Zakharia 7:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then came the word of the LORD of hosts unto me, saying,”Zakharia 7:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 7:4?
Kemudian firman TUHAN semesta alam datang kepada Zakharia sebagai jawaban. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak diam; Dia merespon pertanyaan umat-Nya melalui nabi-Nya. Tuhan menegaskan bahwa Dia adalah Allah yang berkomunikasi.
Latar belakang
Pertanyaan tentang puasa
Orang-orang bertanya tentang puasa di bulan kelima, tetapi Tuhan menjawab melalui Zakharia. Firman Tuhan datang sebagai respons terhadap pertanyaan mereka.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks kenabian
Kapan
~520 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Penulis Zakharia
Nabi Perjanjian Lama, ~520 SM
Kepada
Pembaca
Umat Tuhan masa kini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבָר
dabar · firman
perkataan yang berkuasa dari Tuhan
יְהוָה
YHWH · TUHAN
nama pribadi Allah, Yahweh
צְבָאוֹת
tsva'ot · semesta alam
Panglima segala bala tentara
Firman dari Yahweh semesta alam bukan sekadar informasi, melainkan perkataan yang aktif dan berkuasa yang menegaskan otoritas-Nya atas segala sesuatu.
Tahukah kamu
Empat tahun Darius
Peristiwa ini terjadi pada tahun keempat pemerintahan Raja Darius, sekitar 518 SM, saat pembangunan Bait Allah sedang berlangsung.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 7:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 7:4
✕ Sering dikira
Puasa itu tidak penting bagi Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan mempersoalkan motivasi, bukan sekadar puasa itu sendiri.
✕ Sering dikira
Tuhan tidak menjawab pertanyaan manusia.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menjawab dengan menyingkapkan isi hati manusia.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 7:4
Ketika kita bertanya dan mencari Tuhan, Dia akan menjawab melalui firman-Nya, orang lain, atau keadaan. Bersedia untuk mendengarkan suara-Nya dan jangan pernah lelah mencari kehendak-Nya.
Tuhan, buka telinga dan hatiku untuk mendengar jawaban-Mu. Aku ingin peka terhadap suara-Mu dalam hidupku. Amin.