Pertanyaan tentang puasa
Zakharia 7:3
Puasa yang Sia-sia
“untuk menanyakan kepada para imam yang ada di rumah TUHAN semesta alam dan kepada para nabi, dengan berkata, “Apakah kami harus menangis dan mengkhususkan diri pada bulan ke-5 seperti yang sudah aku lakukan selama bertahun-tahun ini?””Zakharia 7:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“untuk menanyakan kepada para imam dari rumah TUHAN semesta alam dan kepada nabi, demikian: "Haruskah kami sekalian menangis dan berpantang dalam bulan yang kelima seperti yang telah kami lakukan bertahun-tahun lamanya?"”Zakharia 7:3 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka juga disuruh bertanya kepada imam-imam dan para nabi, begini, "Masih perlukah kami meratapi kehancuran Rumah TUHAN dengan berpuasa pada tiap bulan kelima seperti yang telah kami lakukan bertahun-tahun lamanya?"”Zakharia 7:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And to speak unto the priests which were in the house of the LORD of hosts, and to the prophets, saying, Should I weep in the fifth month, separating myself, as I have done these so many years?”Zakharia 7:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 7:3?
Para utusan bertanya kepada para imam dan nabi di rumah TUHAN semesta alam: 'Apakah kami harus terus menangis dan berpuasa pada bulan ke-5 seperti yang telah kami lakukan selama bertahun-tahun?' Pertanyaan ini muncul karena mereka masih melakukan ritual puasa peringatan kehancuran Yerusalem setelah 70 tahun pembuangan.
Latar belakang
Apakah kami harus terus berpuasa?
Mereka bertanya kepada para imam dan nabi, 'Apakah kami harus menangis dan mengkhususkan diri pada bulan ke-5 seperti yang sudah aku lakukan selama bertahun-tahun ini?' Mereka mencari kepastian tentang kelanjutan praktik berkabung tersebut.
Di mana
Yerusalem
Di sekitar rumah TUHAN, di area publik
Kapan
~518 SM
Periode setelah pembuangan
Yang berbicara
Utusan dari Betel
perwakilan dari kota Betel, bertanya kepada imam dan nabi
Kepada
Para imam dan nabi
pemimpin agama yang melayani di rumah TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּכָה
bakhah · menangis
menangis atau meratap, biasanya karena duka
נָזַר
nazar · mengkhususkan
memisahkan diri atau berpantang, seperti nazir
צוֹם
tsom · berpuasa
tidak makan, berpuasa
Menangis, mengkhususkan diri, dan berpuasa adalah tindakan lahiriah, tetapi pertanyaan mereka menunjukkan keraguan: apakah ini yang TUHAN kehendaki?
Tahukah kamu
Bulan ke-5 adalah peringatan kehancuran Bait Suci
Bulan kelima (Av) adalah bulan ketika Bait Suci dihancurkan, jadi puasa ini memperingati tragedi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 7:3
Zakharia 7:5
jawaban TUHAN
“Ketika kalian berpuasa dan meratap pada bulan ke-5 dan ke-7, bahkan selama tujuh puluh tahun ini, apakah kalian sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?”
Yeremia 52:12
bulan kelima
“Pada tanggal sepuluh bulan kelima, dalam tahun kesembilan belas pemerintahan Raja Nebukadnezar, raja Babel, datanglah Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, seorang pegawai raja Babel, ke Yerusalem.”
Yesaya 58:5
puasa sejati
“Inikah puasa yang Kukehendaki, hari untuk merendahkan diri? Menundukkan kepalanya seperti gelagah, dan membentangkan kain kabung dan abu?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 7:3
✕ Sering dikira
Menganggap mereka bertanya apakah puasa itu wajib, padahal mereka sudah melakukannya.
✓ Yang sebenarnya
Mereka bertanya apakah harus melanjutkan puasa, bukan apakah puasa itu diperintahkan.
✕ Sering dikira
Menyangka bulan ke-5 adalah bulan penanggalan biasa, padahal itu adalah bulan Av yang khusus berkabung.
✓ Yang sebenarnya
Bulan ke-5 adalah bulan peringatan kehancuran Bait Suci, jadi puasa ini punya makna historis.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 7:3
Pertanyaan ini mengajak kita untuk merenung: apakah ibadah dan ritual kita hanya sekedar rutinitas atau benar-benar lahir dari hati yang rindu kepada Tuhan? Evaluasi kembali motivasi di balik ibadahmu.
Tuhan, periksa hatiku. Murnikanlah motivasiku dalam beribadah dan berpuasa, agar semuanya kulakukan untuk kemuliaan-Mu, bukan sekadar kebiasaan. Amin.