Pembeli dan Penjual yang Tamak
Zakharia 11:5
Gembala yang Baik dan Gembala yang Bodoh
PerikopDua Macam Gembala · Zakharia 11:4-17 →“Orang-orang yang membelinya menyembelih dan tidak dihukum, dan orang-orang yang menjualnya berkata, ‘Terpujilah TUHAN, Aku kaya!’ Gembala-gembalanya sendiri tidak berbelas kasih terhadap domba-domba mereka.”Zakharia 11:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang- Zakaria 11.6–9 30 orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya.”Zakharia 11:5 · TB
Terjemahan Baru
“Para pembelinya membunuh domba-domba itu tanpa mendapat hukuman. Mereka yang menjual daging domba-domba itu berkata, 'Terpujilah TUHAN! Sekarang kita tambah kaya!' Gembala-gembala itu tidak merasa kasihan kepada domba-domba piaraan mereka.”Zakharia 11:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Whose possessors slay them, and hold themselves not guilty: and they that sell them say, Blessed be the LORD; for I am rich: and their own shepherds pity them not.”Zakharia 11:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 11:5?
Ayat ini menggambarkan ketidakadilan dan keegoisan para pemimpin Israel: mereka membeli dan menjual domba dengan seenaknya, bahkan bersyukur atas keuntungan yang mereka peroleh dari penindasan. Gembala-gembala yang seharusnya melindungi justru tidak berbelas kasihan.
Latar belakang
Kemunafikan Para Gembala dan Pedagang
TUHAN menjelaskan bahwa para pembeli domba (pemimpin) menyembelih tanpa rasa bersalah, dan penjual berkat 'Terpujilah TUHAN, aku kaya', sementara gembala sendiri tidak mengasihi domba. Ini menggambarkan pemanfaatan agama untuk keuntungan pribadi.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks penglihatan/akting simbolis
Kapan
~520 SM
Pasca-pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang berfirman
Kepada
Zakharia
nabi yang dipanggil untuk bertindak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִזְבָּחוּ
yizbechu · menyembelih
Menyembelih untuk korban atau daging; menunjukkan tindakan kekerasan.
עָשַׁרְתִּי
ashti · kaya
Menjadi kaya; menggunakan Tuhan sebagai alasan untuk memperkaya diri.
חָמַל
chamal · berbelas kasih
Merasa iba, menyayangi, tidak tega.
Kombinasi 'menyembelih' dan 'terpujilah TUHAN' menunjukkan betapa mudahnya nama Allah dipakai untuk melegitimasi penindasan, sementara ketiadaan 'belas kasihan' menjadi ciri utama pemimpin yang gagal.
Tahukah kamu
Pembelian Domba
Dalam konteks kuno, membeli domba untuk disembelih adalah transaksi biasa, tetapi di sini dijadikan metafora untuk penindasan oleh para pemimpin Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 11:5
Mikha 3:11
Korupsi pemimpin
“Kepala-kepalanya memutuskan perkara karena suap, dan imam-imamnya memberi pengajaran karena bayaran.”
Yehezkiel 34:3
Gembala yang tamak
“Kamu makan lemaknya, kamu memakai bulunya, tetapi domba tidak kamu gembalakan.”
1 Timotius 6:10
Cinta uang
“Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 11:5
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang perdagangan biasa, padahal yang dimaksud adalah pemimpin rohani yang memanfaatkan umat.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kecaman keras terhadap para pemimpin yang mengorbankan umat demi keuntungan.
✕ Sering dikira
Menggap 'Terpujilah TUHAN' sebagai ungkapan iman yang benar, padahal ini ironi: mereka memakai nama Tuhan untuk menutupi kejahatan.
✓ Yang sebenarnya
Berkat yang diucapkan adalah kemunafikan karena mereka tidak berhenti menindas.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 11:5
Kita mungkin tergoda untuk memanfaatkan orang lain demi keuntungan sendiri. Namun, Tuhan memanggil kita untuk menjadi gembala yang peduli, bukan penjual yang rakus.
Ya Tuhan, ubah hati kami agar tidak egois, melainkan penuh belas kasihan terhadap sesama. Amin.