Yunus 4:2
“Ia berdoa kepada TUHAN, katanya, “Oh TUHAN, bukankah ini yang sudah kukatakan ketika aku masih ada di negeriku? Itu sebabnya, dahulu aku melarikan diri ke Tarsis karena aku tahu, Engkau adalah Allah yang pengasih dan penyayang, lambat untuk marah, dan berlimpah kasih setia, serta menyesal atas hukuman yang akan ditimpakan.”Yunus 4:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. Yunus 4.3–8 8”Yunus 4:2 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia berdoa, "Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan sebelum berangkat dari rumahku dulu, bahwa Engkau pasti akan berbuat begini? Itulah sebabnya aku langsung melarikan diri ke Spanyol! Aku tahu bahwa Engkau Allah yang penyayang dan pengasih, panjang sabar, lemah lembut, dan selalu siap untuk mengubah rencana penghukuman.”Yunus 4:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Beginilah doa Yunus kepada TUHAN, “Ya TUHAN, dulu waktu masih di negeriku aku sudah menyangka bahwa Engkau akan melakukan hal seperti ini! Itulah sebabnya aku melarikan diri ke Tarsis. Engkau Maha Pengasih, berbelas kasihan, panjang sabar, dan setia kepada janji-janji-Mu. Ketika orang melakukan kejahatan, Engkau tidak cepat marah dan selalu siap mengubah rencana sehingga mereka tidak jadi dihukum.”Yunus 4:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he prayed unto the LORD, and said, I pray thee, O LORD, was not this my saying, when I was yet in my country? Therefore I fled before unto Tarshish: for I knew that thou art a gracious God, and merciful, slow to anger, and of great kindness, and repentest thee of the evil.”Yunus 4:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 4:2?
Yunus mengaku bahwa sejak awal ia tidak ingin datang ke Niniwe karena tahu Tuhan itu pengasih dan penyayang, serta berubah pikiran untuk tidak menjatuhkan hukuman. Ia lebih memilih lari daripada melihat Tuhan mengampuni musuh-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 4:2
Kita mungkin tahu sifat Tuhan yang baik, tetapi justru memanfaatkannya untuk menghakimi atau memilih-milih. Apakah kita mau menerima kedaulatan Tuhan yang berbelas kasihan kepada semua orang, termasuk yang kita anggap tidak layak?
Ya Tuhan, ubah hatiku yang keras ini agar aku bisa mengasihi dan menerima orang lain sama seperti Engkau mengasihi aku. Amin.