Allah menyatakan diri-Nya: penuh kasih dan murah hati
Keluaran 34:6
Pembaruan Perjanjian di Sinai
“TUHAN lewat di depannya dan berseru, “TUHAN, TUHAN Allah, yang penuh kasih dan murah hati, yang lambat marah dan berlimpah dalam kebaikan dan kebenaran,”Keluaran 34:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,”Keluaran 34:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian TUHAN lewat di depan Musa dan berkata, "Aku TUHAN, adalah Allah yang penuh kemurahan hati dan belas kasihan. Kasih-Ku berlimpah-limpah, Aku setia dan tidak lekas marah.”Keluaran 34:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu TUHAN lewat di depan Musa dan berkata,“Akulah TUHAN, Allah yang penyayang dan penuh belas kasihan, panjang sabar, baik hati, dan setia.”Keluaran 34:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD passed by before him, and proclaimed, The LORD, The LORD God, merciful and gracious, longsuffering, and abundant in goodness and truth,”Keluaran 34:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 34:6?
Tuhan menyatakan karakter-Nya: penuh kasih, murah hati, lambat marah, berlimpah kasih setia dan kebenaran, serta mengampuni dosa, tetapi juga tidak membiarkan yang bersalah tak dihukum. Ini adalah gambaran Allah yang seimbang antara kasih dan keadilan.
Latar belakang
Tiga belas sifat Allah yang paling terkenal
Ayat 6-7 ini dikenal dalam tradisi Yahudi sebagai 'Tiga Belas Sifat Allah' (Shelosh Esreh Midot). Ini adalah momen paling mendalam dalam seluruh Taurat — Allah sendiri yang mendefinisikan siapa diri-Nya. Dimulai dengan kasih dan kemurahan, bukan dengan hukuman.
Di mana
Puncak Gunung Sinai
Di dalam awan kemuliaan Allah · momen paling kudus dalam Taurat
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (Allah)
Allah Israel yang menyatakan karakter-Nya kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin dan nabi Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַחוּם
rachum · kasih
Berasal dari 'racham' (rahim) — kasih yang sedalam kasih ibu kepada anak yang dikandungnya
חַנּוּן
chanun · murah hati
Dari 'chen' (anugerah) — kebaikan yang diberikan bukan karena layak, tapi karena memang sifat pemberinya
אֶרֶךְ אַפַּיִם
erekh apayim · lambat marah
Harfiah 'panjang hidung' — idiom Ibrani untuk kesabaran; marah digambarkan sebagai lubang hidung yang mengembang
Allah memperkenalkan diri-Nya bukan dengan kuasa-Nya tapi dengan kasih-Nya. 'Rachum' berbicara tentang kasih dari rahim, 'chanun' tentang anugerah gratis, 'erekh apayim' tentang kesabaran yang luar biasa panjang — gambaran Allah yang jauh dari stereotip hakim yang galak.
Tahukah kamu
Ayat yang paling sering dikutip dalam Alkitab Ibrani
Keluaran 34:6-7 adalah ayat yang paling sering dikutip atau dirujuk oleh kitab-kitab lain dalam Perjanjian Lama — muncul lebih dari 20 kali dalam berbagai bentuk di Mazmur, Nabi-nabi, dan kitab lainnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 34:6
Mazmur 103:8
pengulangan sifat Allah
“TUHAN itu pengasih dan penyayang, lambat marah dan berlimpah kasih setia.”
Nehemia 9:17
sifat Allah dikutip ulang
“...Namun, dalam kemurahan-Mu yang besar, Engkau tidak meninggalkan mereka di padang gurun... sebab Engkau adalah Allah yang pengampun, pengasih dan penyayang, lambat marah, dan berlimpah kasih setia.”
Yakobus 5:11
Allah penuh belas kasih
“...Kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan telah melihat apa yang pada akhirnya diberikan Tuhan kepadanya, karena Tuhan itu penuh belas kasihan dan penyayang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 34:6
✕ Sering dikira
Ini hanya janji Allah kepada Musa secara pribadi
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan permanen tentang karakter Allah — berlaku untuk semua orang di semua zaman, bukan hanya untuk Musa.
✕ Sering dikira
'Lambat marah' artinya Allah tidak pernah marah
✓ Yang sebenarnya
Lambat marah berarti Allah sangat sabar sebelum marah — tapi Dia tetap bisa marah terhadap kejahatan yang terus-menerus.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 34:6
Kita bisa mengenal Tuhan lebih dalam melalui pernyataan ini. Kasih-Nya besar, tapi Dia juga adil. Mari hidup dengan takut akan Tuhan dan berpegang pada kasih karunia-Nya setiap hari.
Bapa, terima kasih Engkau penuh kasih dan pengampunan; ajar aku hidup dalam keseimbangan antara mengasihi-Mu dan menghormati keadilan-Mu. Amin.