Raja Niniwe pun turun takhta
Yunus 3:6
Niniwe Bertobat
PerikopNiniwe Bertobat · Yunus 3:1-10 →“Ketika kabar itu sampai kepada Raja Niniwe, ia bangun dari takhtanya, menanggalkan jubahnya, mengenakan pada dirinya kain kabung, dan duduk di atas abu.”Yunus 3:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.”Yunus 3:6 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu raja Niniwe mendengar kabar itu, ia segera turun dari takhtanya. Dilepaskannya jubah kerajaannya dan dipakainya kain karung, lalu duduklah ia di atas abu.”Yunus 3:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setelah raja Niniwe mendengar kabar itu, dia langsung turun dari takhtanya. Dia melepaskan jubah kerajaannya dan memakai kain karung, lalu dia duduk di atas abu sebagai tanda penyesalannya atas dosanya.”Yunus 3:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For word came unto the king of Nineveh, and he arose from his throne, and he laid his robe from him, and covered him with sackcloth, and sat in ashes.”Yunus 3:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 3:6?
Raja Niniwe sendiri turun dari takhta, melepas jubah kebesaran, dan duduk di atas abu. Ini menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa, bahkan raja mau merendahkan diri di hadapan Allah.
Latar belakang
Raja merendahkan diri
Berita pertobatan rakyat sampai ke raja. Ia segera bangkit dari takhtanya, melepas jubah kebesarannya, memakai kain kabung, dan duduk di atas abu—tanda kerendahan hati yang sangat dalam.
Di mana
Istana Niniwe
Di dalam istana kerajaan, di atas takhta
Kapan
~750 SM
Kitab Nabi-nabi (Nabi-nabi Kecil)
Yang berbicara
Narator
Penulis anonim yang menyusun kisah Yunus.
Kepada
Raja Niniwe
Penguasa absolut Asyur yang jarang tunduk kepada dewa asing.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּקָם
wayyaqom · bangkit
berdiri, bangkit dari duduk atau tidur
וַיַּעֲבֵר
wayya'aver · menanggalkan
melepas, melintasi, memindahkan
וַיֵּשֶׁב עַל הָאֵפֶר
vayyeshev al ha'efer · duduk di atas abu
duduk di tempat abu sebagai tanda berkabung
Gerakan raja—dari takhta ke abu—menunjukkan bahwa pertobatan sejati merendahkan diri di hadapan Allah, meninggalkan kemuliaan duniawi.
Tahukah kamu
Raja yang tidak disebut namanya
Nama raja tidak disebutkan. Beberapa sarjana menduga ini mungkin raja Adad-nirari III atau raja lain yang hidup sekitar abad ke-8 SM.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 3:6
Ester 4:1
Tanda duka
“Mordekhai mengoyakkan pakaiannya, memakai kain kabung dan abu, lalu keluar ke tengah kota.”
Ayub 42:6
Menyesal dalam abu
“Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan menyesal dalam debu dan abu.”
Mazmur 51:17
Hati hancur
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yunus 3:6
✕ Sering dikira
Mengira raja hanya melakukan ritual luar tanpa perubahan hati yang sejati.
✓ Yang sebenarnya
Tindakannya diikuti dengan dekrit yang berisi seruan berbalik dari kejahatan, menunjukkan ketulusan.
✕ Sering dikira
Menganggap raja takut pada Yunus atau dewa yang lemah.
✓ Yang sebenarnya
Raja menunjukkan iman bahwa TUHAN mungkin berbelas kasihan jika mereka bertobat.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 3:6
Apakah kamu memiliki posisi atau status yang membuatmu merasa sulit untuk merendahkan diri? Teladan raja Niniwe mengajar kita bahwa takhta dan kekuasaan tidak berarti di hadapan Tuhan.
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan. Ajari aku untuk rendah hati, sekalipun aku memegang posisi tertentu. Amin.