Mordekhai Mengoyak Pakaian
Ester 4:1
Mordekhai Memohon Pertolongan Ester
“Saat Mordekhai mengetahui semua yang telah terjadi, dia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung dan abu, dan pergi ke tengah kota sambil berteriak dengan nyaring dan pedih.”Ester 4:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah Mordekhai mengetahui segala yang terjadi itu, ia mengoyakkan pakaiannya, lalu memakai kain kabung dan abu, kemudian keluar berjalan di tengah-tengah kota, sambil melolong-lolong dengan nyaring dan pedih.”Ester 4:1 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Mordekhai mendengar apa yang telah terjadi, ia merobek pakaiannya dan memakai kain karung sebagai tanda sedih. Ia menaburkan abu di kepalanya, lalu berjalan di kota sambil menangis dengan nyaring dan pilu.”Ester 4:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Mordekai mengetahui isi surat yang diperintahkan Haman, dia merobek pakaiannya dan mengenakan kain karung dan menaburkan abu di atas kepalanya sebagai tanda berduka. Dia berjalan ke kota sambil meratap.”Ester 4:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When Mordecai perceived all that was done, Mordecai rent his clothes, and put on sackcloth with ashes, and went out into the midst of the city, and cried with a loud and a bitter cry;”Ester 4:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 4:1?
Mordekhai bereaksi sangat sedih dan marah terhadap rencana Haman untuk membinasakan orang Yahudi. Ia mengoyakkan pakaiannya, memakai kain kabung dan abu, lalu berteriak di tengah kota. Ini adalah ekspresi duka dan ratapan yang lazim pada zaman itu.
Latar belakang
Reaksi Mordekhai terhadap Dekrit
Setelah mengetahui dekrit Haman yang akan membinasakan orang Yahudi, Mordekhai mengoyakkan pakaiannya dan mengenakan kain kabung serta abu sebagai tanda perkabungan. Dia berteriak dengan nyaring dan pedih di tengah kota, menunjukkan dukacita yang mendalam.
Di mana
Susan (Susa)
Di tengah kota dekat pintu gerbang istana
Kapan
~473 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis Kitab Ester
Penulis anonim, kemungkinan orang Yahudi Persia, ~400 SM
Kepada
Pembaca Kitab Ester
Komunitas Yahudi diaspora di Persia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara' · mengoyakkan
Merobek pakaian sebagai tanda duka atau kemarahan besar
שַׂק
saq · kain kabung
Kain kasar yang dipakai sebagai pakaian berkabung
אֵפֶר
efer · abu
Debu atau abu yang ditaburkan sebagai tanda merendahkan diri
Ketiga kata ini membentuk gambaran dukacita yang total: pakaian dirobek, kain kasar menempel, dan abu menutupi kepala. Ini bukan sekadar sedih, tapi ekspresi keputusasaan yang sangat dalam.
Tahukah kamu
Kain Kabung dan Abu
Kain kabung terbuat dari bulu kambing atau unta yang kasar, dan abu sering ditaburkan di kepala sebagai simbol penyesalan atau kesedihan. Tradisi ini umum di Timur Dekat kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 4:1
Yusuf 2:3
Reaksi duka
“dan ia mengoyakkan jubahnya”
Yesaya 61:3
Abu sebagai tanda duka
“untuk memberi mereka barang indah sebagai ganti abu”
Yunus 3:6
Ritual berkabung
“mengenakan kain kabung dan duduk di dalam abu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 4:1
✕ Sering dikira
Mordekhai berteriak karena ketakutan pribadi akan dibunuh.
✓ Yang sebenarnya
Dia berkabung karena seluruh bangsanya terancam punah, bukan hanya dirinya sendiri.
✕ Sering dikira
Kain kabung dan abu adalah pakaian adat biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pakaian berkabung yang menunjukkan duka dan pertobatan, bukan sehari-hari.
Renungan
Renungan Singkat Ester 4:1
Saat menghadapi berita buruk, kita bisa belajar dari Mordekhai untuk tidak menyembunyikan kesedihan, tetapi membawanya kepada Tuhan dan sesama. Jangan takut untuk menunjukkan emosi kita serta mencari dukungan.
Tuhan, ajari aku untuk jujur dalam kesedihanku dan mencari penghiburan dari-Mu dan orang lain, Amin.