Penampilan lusuh para utusan

Yosua 9:5

Perjanjian dengan Gibeon

kasut buruk yang ditambal pada kaki mereka, dan pakaian-pakaian yang jelek untuk dikenakan, dan semua bekal roti yang telah kering, yang tinggal remah-remah.

Yosua 9:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 9:5?

Mereka juga memakai kasut yang buruk dan ditambal, pakaian jelek, serta roti yang kering dan remuk, agar semakin meyakinkan bahwa mereka telah menempuh perjalanan yang sangat jauh.

Latar belakang

Samaran dengan pakaian usang

Mereka mengenakan kasut tambalan dan pakaian jelek, serta roti kering, agar terlihat seperti telah menempuh perjalanan sangat jauh. Ini bagian dari tipu daya.

Di mana

Gibeon

Di kota Gibeon, sebelum berangkat

Kapan

~1400 SM

Penaklukan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Ai
Perjanjian dengan Gibeon
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penduduk Gibeon

Orang Hewi yang menyamar sebagai pengembara jauh

Y

Kepada

Yosua dan orang Israel

Pemimpin dan umat Israel di Gilgal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נַעַל

na'al · kasut

sandal atau alas kaki

טָלָא

tala' · ditambal

menambal, merombak

שַׂלְמָה

salmah · jelek

pakaian luar, jubah

Sandal ditambal dan jubah lusuh menunjukkan kemiskinan dan perjalanan jauh, tetapi juga kerapuhan—sementara roti kering menjadi bukti palsu yang meyakinkan.

Tahukah kamu

Roti kering dan remah

Roti yang dimaksud mungkin semacam roti bundar yang bisa menjadi keras dan kering setelah beberapa hari, sangat kontras dengan roti hangat yang disebutkan dalam ayat 12.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 9:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 9:5

✕  Sering dikira

Pakaian jelek itu hanya supaya terlihat miskin.

✓  Yang sebenarnya

Mereka juga memalsukan tanda-tanda perjalanan jauh, bukan hanya kemiskinan.

✕  Sering dikira

Orang Israel tidak mencurigai sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Mereka sempat mempertanyakan (ay. 7), tetapi kemudian terkecoh oleh bukti-bukti fisik.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 9:5

Kebohongan sering memerlukan detail yang rumit. Kita dipanggil untuk hidup dalam kebenaran, karena kebohongan hanya menimbulkan masalah di kemudian hari.

Tuhan, jadikan aku pribadi yang jujur dan sederhana, tanpa perlu berpura-pura. Amin.