Gibeon menyerahkan diri pada Yosua

Yosua 9:25

Perjanjian dengan Gibeon

Sesungguhnya, sekarang, kami dalam kuasamu. Lakukanlah apa yang kaupandang baik dan benar.”

Yosua 9:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 9:25?

Orang Gibeon menyerahkan diri sepenuhnya kepada Yosua, mengakui bahwa mereka berada dalam kuasanya. Mereka meminta Yosua melakukan apa yang dianggapnya baik dan benar, menunjukkan sikap rendah hati dan pasrah setelah tipu daya mereka terbongkar.

Latar belakang

Gibeon mengakui kekalahan

Orang Gibeon yang telah menipu Yosua dengan sandiwara kedatangan dari negeri jauh, kini sadar bahwa mereka telah ketahuan. Mereka merendahkan diri sepenuhnya dan menyerahkan diri kepada Yosua, menyatakan bahwa mereka ada dalam kuasanya dan siap menerima apa pun keputusan yang dianggap baik dan benar.

Di mana

Gilgal

Di perkemahan Israel, dekat sungai Yordan

Kapan

~1400 SM

Penaklukan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Runtuhnya tembok Yerikho
Kemenangan atas raja-raja selatan
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang-orang Gibeon

penduduk kota Gibeon, ~1400 SM

Y

Kepada

Yosua

pemimpin Israel, pengganti Musa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּיָדְךָ

beyadkha · kuasamu

di tanganmu, artinya sepenuhnya dalam kendali seseorang

טוֹב

tov · baik

baik, menyenangkan, atau benar

יָשָׁר

yashar · benar

lurus, benar, adil

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa orang Gibeon menyerahkan diri mereka sepenuhnya pada kehendak Yosua, mempercayai bahwa keputusannya akan adil dan baik — sebuah sikap yang jarang terlihat dari bangsa asing.

Tahukah kamu

Kata 'kuasamu' menekankan penyerahan total

Dalam bahasa Ibrani, frasa ini mengandung ide bahwa nyawa mereka dipegang oleh Yosua; ini adalah sikap tunduk tanpa syarat, bukan sekadar permintaan belas kasihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 9:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 9:25

✕  Sering dikira

Orang Gibeon hanya takut mati, tanpa penyesalan.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mengakui perbuatan mereka dan menempatkan diri di bawah otoritas Yosua, menunjukkan penyesalan.

✕  Sering dikira

Yosua punya hak mutlak untuk membunuh mereka.

✓  Yang sebenarnya

Yosua sudah terikat sumpah, dan keputusan akhir diberikan pada kebijaksanaannya, tetapi ia memilih untuk menghormati sumpah.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 9:25

Saat kesalahan kita terbongkar, respons terbaik adalah mengakui dan menyerahkan diri pada otoritas yang ada, bukan membela diri. Sikap ini membuka jalan bagi belas kasihan dan pemulihan.

Tuhan, ajari aku untuk rendah hati mengakui kesalahan dan berani menyerahkan hasilnya kepada-Mu, percaya bahwa Engkau adil dan penuh kasih. Amin.