Orang Gibeon menjelaskan diri
Yosua 9:24
Perjanjian dengan Gibeon
“Mereka menjawab kepada Yosua, katanya, “Sebab, telah diberitahukan dengan sungguh-sungguh kepada hamba-hambamu ini bahwa TUHAN, Allahmu, memerintahkan kepada Musa, hamba-Nya, untuk memberikan seluruh negeri kepadamu dan memusnahkan seluruh penduduk negeri ini dari hadapanmu. Maka, sangat takutlah jiwa kami terhadapmu. Inilah maksud perbuatan kami.”Yosua 9:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab mereka kepada Yosua, katanya: "Sebab telah dikabarkan dengan sungguh-sungguh kepada hamba-hambamu ini, bahwa TUHAN, Allahmu, memerintahkan kepada Musa Yosua 9.25–10.1 45 hamba-Nya, memberikan seluruh negeri itu kepadamu dan memunahkan seluruh penduduk negeri itu dari depan kamu, maka sangatlah kami takut kehilangan nyawa, menghadapi kamu; itulah sebabnya kami melakukan yang demikian.”Yosua 9:24 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka menjawab, "Kami berbuat begitu karena kami mendengar bahwa TUHAN Allah yang Tuan sembah itu sudah menyuruh Musa, hamba-Nya itu, memberikan kepada Tuan seluruh negeri ini dan membunuh semua penduduknya pada waktu Tuan mengambil tanah itu. Kami takut sekali kalau-kalau kami dibunuh, itu sebabnya kami melakukan semuanya ini.”Yosua 9:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab mereka, “Hamba-hambamu ini melakukannya karena kami mendengar kabar yang pasti bahwa TUHAN, Allah kalian, sudah berjanji kepada Musa, hamba-Nya, untuk menyerahkan seluruh negeri ini kepada kalian dan membinasakan semua penduduknya. Kami sangat takut kehilangan nyawa. Itu sebabnya kami berbohong.”Yosua 9:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they answered Joshua, and said, Because it was certainly told thy servants, how that the LORD thy God commanded his servant Moses to give you all the land, and to destroy all the inhabitants of the land from before you, therefore we were sore afraid of our lives because of you, and have done this thing.”Yosua 9:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 9:24?
Orang Gibeon menjelaskan bahwa mereka melakukan tipu daya karena takut akan Tuhan dan mendengar bahwa Israel diperintahkan untuk memusnahkan semua penduduk negeri itu. Mereka bersikap jujur tentang ketakutan mereka dan kini menyerahkan diri kepada Yosua.
Latar belakang
Alasan di balik tipuan
Orang Gibeon menjelaskan bahwa mereka mendengar tentang kekuasaan TUHAN dan perintah-Nya untuk memusnahkan penduduk Kanaan. Karena takut, mereka memilih tipu daya untuk menyelamatkan diri.
Di mana
Gilgal
Di hadapan Yosua, setelah dikutuk
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Orang Gibeon
Perwakilan Hewi, penduduk asli Kanaan
Kepada
Yosua
Pemimpin Israel, ~90 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takutlah
Takut, hormat, atau cemas akan bahaya
חָרַם
charam · memusnahkan
Mengabdikan untuk pemusnahan total
אֶרֶץ
erets · negeri
Tanah, wilayah, atau bumi
Ketakutan mereka adalah respons yang wajar terhadap kuasa Tuhan, tetapi mereka merespons dengan tipu daya, bukan dengan iman seperti Rahab. Kata 'memusnahkan' menunjukkan konsekuensi serius yang mereka hindari.
Tahukah kamu
Mereka tahu lebih banyak dari yang kita kira
Orang Gibeon menyebutkan kedua raja Sihon dan Og, menunjukkan bahwa kabar tentang kemenangan Israel telah tersebar luas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 9:24
Yosua 2:9
Takut pada Israel
“Kata Rahab: 'Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepadamu, dan bahwa kamu menimbulkan ketakutan kepada kami.'”
Ulangan 7:2
Perintah memusnahkan
“TUHAN akan menyerahkan mereka kepadamu dan engkau harus mengalahkan mereka; maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali.”
Mazmur 119:120
Takut akan Tuhan
“Tubuhku merinding karena takut kepada-Mu, aku takut kepada hukum-hukum-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 9:24
✕ Sering dikira
Mereka takut hanya pada manusia Yosua.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan mereka terutama kepada TUHAN, Allah Israel.
✕ Sering dikira
Mereka dibenarkan karena takut.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan tidak membenarkan kebohongan, tetapi Tuhan tetap memakai mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 9:24
Ketakutan dapat mendorong kita melakukan hal yang tidak benar. Tetapi ketika kita mengakui kesalahan dan menyerahkan diri kepada Tuhan, Dia dapat mengubah kutuk menjadi berkat, seperti yang terjadi pada Gibeon.
Bapa, lepaskan saya dari ketakutan yang membawa saya berbuat dosa. Ajar saya untuk percaya pada pemeliharaan-Mu. Amin.