Janji Air Terbelah
Yosua 3:13
Menyeberangi Sungai Yordan
“Segera setelah kaki para imam yang mengangkat Tabut Perjanjian TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air Sungai Yordan, maka air Sungai Yordan akan terputus, dan air yang mengalir turun dari atas akan berhenti menjadi tumpukan.””Yosua 3:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan."”Yosua 3:13 · TB
Terjemahan Baru
“Nanti apabila para imam yang memikul Peti Perjanjian TUHAN menginjakkan kakinya ke dalam air di Sungai Yordan itu, arus airnya akan terputus; air yang mengalir dari hulu akan terbendung di satu tempat."”Yosua 3:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika kaki para imam yang mengangkat peti perjanjian TUHAN, Penguasa seluruh bumi, menyentuh permukaan air sungai Yordan, air itu akan berhenti mengalir dari hulu. Di sana air akan meninggi seperti ada bendungan yang menahan.””Yosua 3:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it shall come to pass, as soon as the soles of the feet of the priests that bear the ark of the LORD, the LORD of all the earth, shall rest in the waters of Jordan, that the waters of Jordan shall be cut off from the waters that come down from above; and they shall stand upon an heap.”Yosua 3:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 3:13?
Ayat ini mengajarkan bahwa iman kepada Tuhan melibatkan tindakan konkret: para imam harus berjalan ke dalam air sungai yang sedang meluap. Janji mukjizat terikat pada ketaatan untuk melangkah lebih dulu, bukan menunggu kondisi sempurna.
Latar belakang
Instruksi Sebelum Mujizat
Yosua menyampaikan firman Tuhan kepada bangsa Israel, menjelaskan bahwa segera setelah kaki para imam yang membawa Tabut Perjanjian menyentuh air Sungai Yordan, airnya akan terputus. Ini adalah janji yang memberi kepastian dan menuntut iman.
Di mana
Tepi Sungai Yordan
Di tepi sungai, pagi hari
Kapan
~1400 SM
Perebutan Tanah Kanaan
Yang berbicara
Yosua
Pemimpin Israel, penerus Musa, ~80 tahun
Kepada
Orang Israel
Bangsa pilihan Tuhan, generasi yang akan masuk Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּף
kaph · kaki
Telapak kaki, tetapi juga bisa berarti 'pijakan' atau 'langkah'.
אָרוֹן
aron · Tabut Perjanjian
Tabut adalah kotak suci, tanda kehadiran dan perjanjian Tuhan.
כָּרַת
karat · terputus
Memotong, tetapi juga dipakai untuk membuat perjanjian, mengandung arti 'memotong'.
Kaki para imam menyentuh air, Tabut menjadi pusat kuasa, dan air 'dipotong'—ketiganya menunjukkan bahwa ketaatan dan iman yang konkret mengundang tindakan Tuhan yang dahsyat.
Tahukah kamu
Musim Panen dan Sungai Meluap
Saat itu musim panen, Sungai Yordan sedang meluap hingga melampaui tepi sungai (ayat 15). Kondisi ini membuat mujizat semakin dramatis karena manusiawi tidak mungkin menyeberang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 3:13
Keluaran 14:21
Pembukaan laut mirip
“Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan TUHAN menghembus angin timur kencang sepanjang malam, dan menjadikan laut itu tanah kering.”
2 Raja-raja 2:8
Mujizat air terbelah
“Elia mengambil jubahnya, menggulungnya, dan memukul air itu; lalu terbelah ke kiri dan ke kanan.”
Mazmur 114:3
Sungai mundur
“Laut melihatnya, lalu melarikan diri; Sungai Yordan berbalik ke hulu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 3:13
✕ Sering dikira
Mengira air terbelah hanya 'kebetulan' atau fenomena alam biasa.
✓ Yang sebenarnya
Waktunya tepat ketika kaki imam menyentuh air, menunjukkan mukjizat dari Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira mujizat terjadi sebelum imam mencelupkan kaki, padahal syaratnya adalah ketaatan iman.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan urutan: kaki menyentuh air dulu, baru air terputus.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 3:13
Sering kita menunggu jalan keluar sebelum bertindak, tetapi Tuhan memanggil kita untuk melangkah dengan iman. Apakah ada 'sungai' yang sedang kita hadapi? Cobalah melangkah dalam ketaatan, serahkan hasilnya kepada Tuhan.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk melangkah dalam iman, bukan menunggu semuanya jelas, dan percaya bahwa Engkau akan bertindak bagi kami. Amin.