Di Pintu Gerbang Kota Perlindungan
Yosua 20:4
Kota-Kota Perlindungan
“Apabila ia melarikan diri ke salah satu kota tadi, ia harus berdiri di depan pintu gerbang kota dan berbicara menyampaikan perkaranya kepada para tua-tua kota itu. Mereka harus menerimanya di dalam kota dan memberinya tempat untuk tinggal bersama mereka.”Yosua 20:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila ia melarikan diri ke salah satu kota tadi, maka haruslah ia tinggal berdiri di depan pintu gerbang kota dan memberitahukan perkaranya kepada para tua-tua kota. Mereka harus menerima dia dalam kota itu dan memberikan tempat kepadanya, dan ia akan diam pada mereka. Yosua 20.5–9 93”Yosua 20:4 · TB
Terjemahan Baru
“Ia boleh lari ke salah satu dari kota-kota itu, dan pergi ke tempat pengadilan di pintu gerbang kota itu, lalu menjelaskan kepada para pemimpin di situ apa yang telah terjadi. Pemimpin-pemimpin itu akan mengizinkan dia memasuki kota itu, dan memberikan kepadanya tempat untuk tinggal.”Yosua 20:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Orang itu harus berdiri di depan gerbang masuk kota perlindungan dan menjelaskan peristiwa yang terjadi kepada para pemimpin kota itu. Lalu mereka akan mengizinkan dia masuk dan memberinya tempat tinggal di sana.”Yosua 20:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he that doth flee unto one of those cities shall stand at the entering of the gate of the city, and shall declare his cause in the ears of the elders of that city, they shall take him into the city unto them, and give him a place, that he may dwell among them.”Yosua 20:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 20:4?
Ayat ini mengatur prosedur: si pembunuh harus datang ke pintu gerbang kota, menyampaikan perkaranya kepada tua-tua, dan mereka harus menerimanya sebagai penduduk kota tersebut.
Latar belakang
Prosedur Masuk Kota Perlindungan
Yosua meneruskan perintah TUHAN tentang kota-kota perlindungan. Ayat ini menjelaskan bahwa pembunuh tak sengaja harus berdiri di depan pintu gerbang kota dan memaparkan perkaranya kepada para tua-tua. Para tua-tua itu wajib menerimanya dan memberi tempat tinggal.
Di mana
Dataran Moab
Saat pembacaan hukum di dataran Moab
Kapan
~1400 SM
Memasuki Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Penulis Kitab Yosua
Tradisi Yahudi: Yosua, pemimpin Israel
Kepada
Pembaca Kitab Yosua
Umat Israel generasi kemudian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עמד
amad · berdiri
Berdiri tegak, hadir di hadapan
שער
sha'ar · pintu gerbang
Pintu masuk kota, tempat pertemuan umum
זקן
zaqen · tua-tua
Orang yang dituakan, pemimpin masyarakat
Ketiga kata ini menekankan bahwa perlindungan tidak otomatis; ada proses hukum yang harus diikuti di depan para pemimpin, menunjukkan keadilan dan ketertiban.
Tahukah kamu
Gerbang kota sebagai pengadilan
Di Israel kuno, gerbang kota adalah pusat kegiatan hukum dan sosial, tempat para tua-tua duduk untuk mengadili perkara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 20:4
Bilangan 35:12
Perintah serupa
“Kota-kota itu menjadi tempat perlindungan bagimu terhadap penuntut balas, supaya pembunuh jangan mati sebelum dihadapkan kepada rapat jemaah.”
Ulangan 19:12
Peran tua-tua
“maka para tua-tua kotanya harus menyuruh orang menangkap dia dari sana dan menyerahkan dia kepada penuntut balas darah, supaya ia mati.”
Rut 4:1
Gerbang kota
“Boas pergi ke pintu gerbang kota dan duduk di sana.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 20:4
✕ Sering dikira
Pembunuh otomatis aman begitu tiba di gerbang.
✓ Yang sebenarnya
Ia harus diadili dan memenuhi prosedur yang ditetapkan.
✕ Sering dikira
Tua-tua hanya formalitas.
✓ Yang sebenarnya
Mereka memegang peran penting dalam memutuskan perkara.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 20:4
Keadilan tidak terjadi secara otomatis; ada proses dan keterlibatan orang lain. Kita diingatkan untuk mau mendengarkan dan memberi kesempatan kepada orang yang membutuhkan pertolongan, bahkan jika mereka pernah berbuat salah.
Tuhan, kiranya kami menjadi pribadi yang mau mendengarkan pengakuan orang lain dan memberikan tempat bagi mereka yang membutuhkan, seperti tua-tua yang menerima pembunuh tak sengaja. Amin.