Penuntut Darah Tidak Berkuasa

Yosua 20:5

Kota-Kota Perlindungan

Jika penuntut tebusan darah itu mengejarnya, pembunuh itu jangan diserahkan ke dalam tangannya karena ia membunuh sesamanya tanpa niat dan tanpa membenci orang itu sebelumnya.

Yosua 20:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 20:5?

Ayat ini menegaskan bahwa penuntut tebusan darah tidak boleh membunuh orang yang berlindung, karena ia tidak membunuh dengan niat atau karena kebencian. Ini melindungi orang yang tidak bersalah dalam hal niat.

Latar belakang

Perlindungan bagi Pembunuh Tak Sengaja

Ayat ini menegaskan bahwa penuntut tebusan darah tidak boleh menyerahkan pembunuh tak sengaja ke dalam tangannya. Dasar perlindungan ini adalah karena pembunuhan itu terjadi tanpa niat dan tanpa kebencian sebelumnya.

Di mana

Dataran Moab

Saat pembacaan hukum di dataran Moab

Kapan

~1400 SM

Memasuki Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian tanah selesai
Masa Hakim-hakim dimulai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Yosua

Tradisi Yahudi: Yosua, pemimpin Israel

P

Kepada

Pembaca Kitab Yosua

Umat Israel generasi kemudian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נתן

natan · menyerahkan

Memberi, menyerahkan

גאל

go'el · penuntut

Penebus, pelindung hak keluarga

דם

dam · darah

Darah, kehidupan

Kata 'go'el' biasanya berarti penebus, tetapi di sini ia menjadi penuntut darah. Ini menunjukkan bahwa hak pembalasan ada, tetapi harus dibatasi oleh keadilan.

Tahukah kamu

Penuntut darah adalah kerabat korban

Dalam budaya Israel, penuntut tebusan darah adalah laki-laki terdekat dari korban yang bertugas membalas kematiannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 20:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 20:5

✕  Sering dikira

Semua pembunuh bebas dari hukuman.

✓  Yang sebenarnya

Hanya pembunuh tak sengaja yang dilindungi, bukan pembunuh berencana.

✕  Sering dikira

Penuntut darah selalu jahat.

✓  Yang sebenarnya

Ia menjalankan fungsi keadilan, tetapi dibatasi oleh hukum.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 20:5

Pengampunan dan keadilan sejati mempertimbangkan motivasi. Kita diajak untuk tidak membalas dendam, tetapi mengendalikan emosi dan memberi ruang bagi proses hukum atau mediasi.

Bapa, jauhkanlah kami dari rasa dendam dan balas dendam. Berikan kami hati yang mengampuni dan mencari keadilan yang membangun, seperti Engkau yang membela orang yang tidak bersalah. Amin.