Kisah Zelafehad dan Anak-Anaknya
Yosua 17:3
Bagian Manasye dan Bani Yusuf
“Namun, Zelafehad anak Hefer, anak Gilead, anak Makhir, anak Manasye, tidak memiliki anak laki-laki, tetapi hanya anak perempuan. Inilah nama anak-anak perempuannya: Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza.”Yosua 17:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye tidak mempunyai anak laki-laki, tetapi hanya anak perempuan. Inilah nama anak-anaknya itu: Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza.”Yosua 17:3 · TB
Terjemahan Baru
“Zelafehad, anak Hefer, cucu Gilead (Gilead adalah anak Makhir, cucu Manasye), tidak mempunyai anak laki-laki, hanya anak perempuan, yaitu: Makhla, Noa, Hogla, Milka, Tirza.”Yosua 17:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akan tetapi, Zelafehad anak Hefer tidak mempunyai anak laki-laki, hanya anak-anak perempuan yang bernama Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza. (Hefer adalah anak Gilead, cucu Makir, dan cicit Manasye.)”Yosua 17:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Zelophehad, the son of Hepher, the son of Gilead, the son of Machir, the son of Manasseh, had no sons, but daughters: and these are the names of his daughters, Mahlah, and Noah, Hoglah, Milcah, and Tirzah.”Yosua 17:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 17:3?
Ayat ini mencatat bahwa Zelafehad tidak memiliki anak laki-laki, hanya anak perempuan: Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza. Ini menjadi penting karena tanpa anak laki-laki, warisan mereka terancam hilang.
Latar belakang
Anak Perempuan Zelafehad Mencari Hak Waris
Zelafehad, dari garis Hefer, tidak memiliki anak laki-laki, hanya lima anak perempuan: Mahla, Noa, Hogla, Milka, dan Tirza. Ayat ini mengawali kisah mereka yang akan datang menghadap pemimpin untuk menuntut hak waris, karena sebelumnya Musa sudah memberikan peraturan tentang hal itu.
Di mana
Dataran Moab
Saat penulis merangkum pembagian tanah yang dilakukan di Silo, namun ia menulis dari perspektif kemudian.
Kapan
~1400 SM
Pembagian Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Penulis Yosua
Tradisi Yahudi mengaitkan kitab ini dengan Yosua sendiri, namun mungkin ditulis kemudian oleh para imam.
Kepada
Pembaca Israel
Umat Israel yang menerima warisan tanah perjanjian dan belajar setia kepada TUHAN.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בֵּן
ben · anak laki-laki
Anak laki-laki, yang biasanya menjadi ahli waris utama.
בַּת
bat · anak perempuan
Anak perempuan, yang dalam budaya patriarki biasanya tidak mewarisi.
נַחֲלָה
nakhalah · warisan
Milik pusaka yang diwariskan, menjadi hak tetap bagi keluarga.
Kontras antara 'ben' dan 'bat' menonjolkan ketidakbiasaan anak perempuan menerima warisan. Kata 'nakhalah' menegaskan bahwa warisan adalah hak yang harus dihormati, dan kisah ini menjadi preseden penting untuk keadilan gender.
Tahukah kamu
Nama-nama yang Bermakna
Nama 'Mahla' berarti 'penyakit', 'Noa' berarti 'gerakan', 'Hogla' berarti 'ayam hutan', 'Milka' berarti 'ratu', dan 'Tirza' berarti 'kegembiraan'. Bisa jadi ini nama yang umum pada zaman itu, bukan makna khusus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 17:3
Bilangan 27:1-4
Kasus yang sama
“Lalu datanglah anak-anak perempuan Zelafehad... dan berkata: 'Mengapa nama ayah kami harus hilang dari tengah-tengah kaumnya?'”
Bilangan 36:2
Perintah Tuhan
“TUHAN telah memerintahkan tuanku untuk memberikan tanah itu kepada orang Israel sebagai milik pusaka dengan membuang undi.”
Yosua 14:1
Pembagian tanah
“Beginilah orang Israel menerima milik pusaka di tanah Kanaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 17:3
✕ Sering dikira
Menganggap anak-anak perempuan ini tidak punya hak waris.
✓ Yang sebenarnya
Kisah ini justru menunjukkan bahwa mereka mendapat hak waris setelah meminta kepada Musa dan Tuhan mengabulkan.
✕ Sering dikira
Mengira Zelafehad dihitung sebagai anak laki-laki.
✓ Yang sebenarnya
Ia adalah anak laki-laki, tetapi tidak memiliki keturunan laki-laki, sehingga hak warisnya berpindah kepada anak-anak perempuannya.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 17:3
Tuhan tidak membedakan gender dalam memberikan hak dan berkat. Kita harus berani membela keadilan bagi mereka yang sering diabaikan, seperti para perempuan ini.
Tuhan, bukalah mata kami untuk melihat ketidakadilan di sekitar kami, dan berikan keberanian untuk membela mereka yang lemah, Amin.