Orang Enak: Raksasa yang Dikalahkan
Yosua 11:21
Melenyapkan Orang Enak
PerikopMengalahkan Kota-Kota di Bagian Utara · Yosua 11:1-23 →“Pada saat itu, Yosua datang dan melenyapkan orang Enak dari pegunungan, dari Hebron, Debir, Anab, dari seluruh Pegunungan Yehuda, dan dari seluruh Pegunungan Israel. Yosua melenyapkan mereka beserta kota-kota mereka.”Yosua 11:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu Yosua datang dan melenyapkan orang Enak dari pegunungan, dari Hebron, Debir dan Anab, dari seluruh pegunungan Yehuda dan dari seluruh pegunungan Israel. Mereka dan kota-kota mereka ditumpas oleh Yosua.”Yosua 11:21 · TB
Terjemahan Baru
“Pada masa ini pula Yosua pergi memusnahkan bangsa Enak, yaitu bangsa raksasa yang tinggal di daerah pegunungan--di Hebron, Debir, Anab, dan di seluruh daerah pegunungan Yehuda dan Israel. Mereka semuanya dibunuh oleh Yosua, dan kota-kota mereka dimusnahkan.”Yosua 11:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada waktu itu, Yosua juga menyerang dan menghabisi orang raksasa Anakim dari Hebron, Debir, Anab, dan seluruh daerah pegunungan Yehuda dan Israel. Yosua memusnahkan mereka seluruhnya dan menghancurkan kota-kota mereka.”Yosua 11:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And at that time came Joshua, and cut off the Anakims from the mountains, from Hebron, from Debir, from Anab, and from all the mountains of Judah, and from all the mountains of Israel: Joshua destroyed them utterly with their cities.”Yosua 11:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 11:21?
Ayat ini mencatat bahwa Yosua melenyapkan orang Enak, yang dikenal sebagai keturunan raksasa (Bilangan 13:33). Mereka tinggal di pegunungan Hebron, Debir, Anab, dan seluruh Pegunungan Yehuda dan Israel. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan kemenangan atas musuh yang paling menakutkan sekalipun.
Latar belakang
Menghadapi Raksasa
Yosua secara khusus memburu dan melenyapkan orang Enak, bangsa raksasa yang telah menimbulkan ketakutan pada mata-mata Israel 40 tahun sebelumnya (Bilangan 13). Mereka dibasmi dari pegunungan Yehuda dan Israel, sehingga tidak ada yang tersisa kecuali di kota-kota Filistin.
Di mana
Hebron
Di daerah pegunungan Yehuda dan Israel, khususnya Hebron, Debir, Anab
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Tradisi Yahudi: Yosua sendiri atau imam Eleazar, ~abad ke-14 SM
Kepada
Orang Israel
Generasi yang baru masuk ke Kanaan, menyaksikan penaklukan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּרַת
karat · melenyapkan
Memotong, memusnahkan, melenyapkan
עֲנָק
Anak · orang Enak
Nama orang, mungkin berarti 'berleher panjang' atau 'raksasa'
הַר
har · pegunungan
Gunung, daerah berbukit
Akar kata karat (memotong) dipakai untuk perjanjian yang dipotong; di sini Allah memotong garis keturunan raksasa dari wilayah Israel, membuktikan kuasa-Nya atas segala ketakutan.
Tahukah kamu
Orang Enak di Kota Filistin
Kota Gaza, Gat, dan Asdod termasuk wilayah Filistin—dari Gat inilah Goliat berasal, yang mungkin adalah keturunan orang Enak (1 Samuel 17:4).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 11:21
Bilangan 13:33
Ketakutan mata-mata
“Kami melihat orang-orang Enak di sana, dan kami merasa seperti belalang.”
Ulangan 9:2
Nubuat pengusiran
“Suatu bangsa yang besar dan tinggi, orang Enak, yang engkau kenal dan yang tentangnya engkau pernah mendengar.”
1 Samuel 17:4
Keturunan Enak
“Lalu keluarlah seorang pendekar dari tentara Filistin, namanya Goliat, dari Gat, tingginya enam hasta sejengkal.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 11:21
✕ Sering dikira
Menganggap orang Enak adalah makhluk mitologis atau setengah dewa, bukan manusia biasa.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah manusia bertubuh tinggi (raksasa), keturunan orang-orang kuat, tetapi tetap bisa dikalahkan oleh Allah.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang Kanaan dibunuh tanpa pandang bulu, termasuk orang Enak yang tidak bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Penghukuman ini adalah akibat dosa mereka yang sudah sangat parah, dan pelaksanaannya diperintahkan Allah; bukan pembunuhan massal tanpa alasan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 11:21
Orang Enak bisa melambangkan masalah-masalah besar yang tampaknya mustahil kita atasi. Kisah ini mengingatkan kita bahwa dengan Tuhan, tidak ada yang mustahil. Jangan biarkan rasa takut terhadap 'raksasa' dalam hidup kita menghalangi iman kita kepada Tuhan yang sanggup mengalahkan semuanya.
Tuhan, aku percaya Engkau sanggup mengalahkan segala 'raksasa' dalam hidupku, berikan aku iman yang teguh untuk menghadapi setiap tantangan bersama-Mu. Amin.