Para perempuan setia berdiri di dekat salib

Yohanes 19:25

Jalan Salib: Dari Ruang Sidang ke Golgota

Sementara itu, ibu Yesus, saudara perempuan ibu Yesus, Maria istri Klopas, dan Maria Magdalena, berdiri di dekat salib-Nya.

Yohanes 19:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yohanes 19:25?

Di dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya, saudara perempuan ibu-Nya, Maria istri Klopas, dan Maria Magdalena. Ayat ini menunjukkan kehadiran para perempuan setia yang mendampingi Yesus di saat-saat terakhir-Nya, meskipun para murid laki-laki banyak yang melarikan diri.

Latar belakang

Empat perempuan, satu murid laki-laki

Yohanes menyebut empat perempuan di dekat salib: ibu Yesus, saudara perempuan ibu Yesus (mungkin Salome, ibu Yakobus dan Yohanes), Maria istri Klopas, dan Maria Magdalena. Di sinilah keberanian mereka kontras dengan murid laki-laki yang melarikan diri. Satu-satunya murid laki-laki yang disebut di sini adalah 'murid yang dikasihi.'

Di mana

Golgota, di dekat salib

Kelompok kecil orang yang cukup berani berdiri dekat dengan salib sementara eksekusi berlangsung

Kapan

~30 M

Sengsara Yesus — saat penyaliban berlangsung

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Para prajurit membuang undi untuk jubah Yesus
Yesus menyerahkan ibu-Nya kepada murid yang dikasihi
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator (Yohanes)

Mencatat nama-nama perempuan yang tetap setia ketika sebagian besar murid laki-laki melarikan diri

P

Kepada

Pembaca Injil Yohanes

Komunitas yang perlu menghargai kesetiaan perempuan-perempuan ini sebagai saksi utama

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

εἱστήκεισαν

berdiri · stood / were standing

Pluperfect: mereka sudah berdiri dan terus berdiri di sana — kesetiaan yang tidak goyah

παρά

di dekat · near / beside

Di sisi, bukan di kejauhan; mereka cukup dekat untuk melihat dan mendengar Yesus

τῷ σταυρῷ

salib · cross

Di sisi salib; posisi berbahaya yang menunjukkan keberanian mereka

Kata pluperfect 'sudah berdiri' menunjukkan bahwa kehadiran para perempuan ini bukan keputusan impulsif — mereka sudah ada di sana dan terus bertahan, sementara sebagian murid laki-laki sudah melarikan diri.

Tahukah kamu

Saksi mata perempuan sangat penting dalam hukum Romawi

Dalam hukum Yahudi, kesaksian perempuan tidak dihitung penuh. Tapi dalam hukum Romawi, perempuan bisa menjadi saksi yang sah. Fakta bahwa Injil mencatat perempuan sebagai saksi utama kematian dan kebangkitan Yesus justru meningkatkan kredibilitas historisnya — tidak ada yang akan mengarang cerita dengan saksi utama perempuan jika ingin meyakinkan audiens Yahudi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 19:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yohanes 19:25

✕  Sering dikira

'Semua murid melarikan diri saat penyaliban'

✓  Yang sebenarnya

Murid yang dikasihi tetap ada di sana, dan setidaknya satu murid laki-laki menyaksikan semuanya

✕  Sering dikira

'Kehadiran para perempuan ini tidak signifikan'

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah saksi mata langsung kematian Yesus — kesaksian mereka menjadi dasar laporan historis Injil tentang penyaliban

Renungan

Renungan Singkat Yohanes 19:25

Kehadiran kita bagi orang yang menderita adalah bentuk kasih yang nyata. Kita bisa belajar dari para perempuan ini untuk setia mendampingi, meskipun situasi sulit dan tak ada yang bisa kita perbaiki.

Tuhan, berikan kami keberanian untuk tetap hadir dan mendukung mereka yang menderita, seperti para perempuan di kaki salib. Amin.