Bumi berduka, dunia layu di hadapan TUHAN
Yesaya 24:4
Hukuman atas Bumi yang Melanggar Perjanjian
“Negeri itu berduka dan merana, dunia memudar dan layu, yang ditinggikan penduduk bumi memudar.”Yesaya 24:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama.”Yesaya 24:4 · TB
Terjemahan Baru
“Bumi menjadi kering dan layu, seluruh dunia merana. Langit dan bumi merana bersama-sama.”Yesaya 24:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The earth mourneth and fadeth away, the world languisheth and fadeth away, the haughty people of the earth do languish.”Yesaya 24:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 24:4?
Ayat ini menggambarkan duka dan kemerosotan bumi serta penduduknya yang tinggi hati. Ini adalah gambaran akibat dosa yang merusak seluruh ciptaan.
Latar belakang
Duka yang merata di seluruh bumi
Yesaya melihat bumi (negeri, dunia) meratap dalam kesedihan karena penghukuman TUHAN. Hal ini mencakup seluruh bumi, bukan hanya Israel, karena semua telah berdosa.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nubuat, seolah-olah melihat seluruh bumi
Kapan
~740 SM
Perjanjian Lama / Nabi-nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar ~740 SM, penulis kitab Yesaya
Kepada
Penduduk bumi
umat manusia di seluruh bumi, terutama Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָבַל
'aval · berduka
berkabung, bersedih seperti orang kehilangan
אָמַל
'amal · memudar
menjadi layu, kering, kehilangan kekuatan
אָמַל
'amal · layu
melemah, berkurang, seperti bunga yang layu
Kata 'aval' dan 'amal' memperlihatkan kesedihan sebagai layu: bumi tidak hanya berduka, tetapi kehilangan vitalitas karena dosa.
Tahukah kamu
Bahasa Ibrani: 'eres'
Kata Ibrani 'eres' dalam ayat ini bisa berarti 'bumi' atau 'tanah', menunjukkan ruang lingkup penghukuman yang menyeluruh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 24:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 24:4
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang Israel atau Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Konteks pasal 24 menunjukkan penghukuman atas seluruh bumi.
✕ Sering dikira
Kesesakan bumi hanya bencana alam, tanpa kaitan dosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 5-6 menjelaskan penyebabnya: pelanggaran perjanjian oleh penduduknya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 24:4
Keserakahan dan kesombongan kita dapat merusak lingkungan dan kehidupan. Mari kita menjaga bumi dan hidup sederhana, serta merendahkan diri di hadapan Allah.
Ya Allah, ampuni keserakahan kami, dan mampukan kami menjadi penjaga ciptaan-Mu yang bertanggung jawab. Amin.