Hukuman Air Bah

Yesaya 8:6

Banjir Asyur

PerikopAsyur Akan Datang Segera · Yesaya 8:1-10 →
““Karena bangsa ini telah menolak air Syiloah yang mengalir perlahan dan bersukacita atas Rezin dan anak Remalya,”

Yesaya 8:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 8:6?

Yesaya 8:6 mengkritik umat yang menolak 'air Syiloah yang mengalir perlahan', yang melambangkan pemerintahan Allah yang tenang dan damai, sebaliknya mereka bersukacita atas Rezin dan anak Remalya, yang merupakan sekutu Aram dan Israel Utara. Ini menunjukkan ketidakpercayaan mereka kepada Allah dan kecenderungan untuk mencari keamanan dari kekuatan politik.

Latar belakang

Air Bah Asyur

Tuhan akan mendatangkan Raja Asyur yang kuat seperti sungai yang meluap, menghanyutkan Yehuda. Metafora ini menunjukkan bahwa hukuman akan datang seperti banjir yang tidak dapat dihentikan, dan hanya mencapai sampai leher, tetapi tidak menenggelamkan sepenuhnya, memberi sedikit harapan.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks nubuat

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi, era para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Penaklukan Asyur
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman kepada Yesaya.

Y

Kepada

Yesaya

Nabi yang mendengar pesan ini.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁטַף

shataph · meluap

mengalir deras, membanjiri.

צַוָּאר

tsavvar · leher

leher, bagian yang vital.

כָּנָף

kanaph · sayap

sayap, ujung, tepi.

Ketiga kata ini menggambarkan kengerian yang menyeluruh: banjir yang meluap, air mencapai leher (hampir mati lemas), dan sayap yang menutupi negeri. Ini menunjukkan cakupan hukuman yang luas namun ada batas, karena iman.

Tahukah kamu

Sungai Eufrat

Dalam ayat ini, 'sungai' merujuk pada sungai Efrat, yang sering menjadi simbol kekuatan Asyur. Asyur terletak di lembah Efrat, dan banjir sungai itu dapat melambangkan kekuatan militer mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 8:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 8:6

✕  Sering dikira

Mengira bahwa hukuman ini tidak dapat dihindari dan tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun hukuman berat, air hanya mencapai leher, menunjukkan bahwa ada sisa dan harapan.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya untuk zaman Yesaya, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip tentang percaya kepada Allah versus kekuatan dunia tetap relevan bagi pembaca masa kini.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 8:6

Kita sering tergoda untuk mencari keamanan dari kekuatan dunia, seperti harta, jabatan, atau hubungan, daripada bersandar pada Tuhan yang bekerja dengan tenang dan damai. Kita perlu belajar untuk percaya pada cara Tuhan yang lembut dan tidak tergesa-gesa, dan tidak bersukacita atas hal-hal yang bertentangan dengan kehendak-Nya.

Tuhan, jauhkan aku dari kecenderungan untuk mencari keamanan dari hal-hal duniawi. Ajari aku untuk bersandar pada-Mu yang adalah sumber damai sejahtera sejati. Amin.