Peringatan Kedua

Yesaya 8:5

Air yang Mengalir

TUHAN berkata lagi kepadaku,

Yesaya 8:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 8:5?

Yesaya 8:5 mencatat bahwa Tuhan berbicara lagi kepada Yesaya, melanjutkan pesan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak berhenti memberikan peringatan kepada umat-Nya, meskipun mereka telah menolak Dia. Ini adalah awal dari penggambaran hukuman yang akan datang karena penolakan mereka.

Latar belakang

Bangsa yang Menolak

Tuhan melanjutkan pesan-Nya, mengingatkan bahwa bangsa Israel telah menolak 'air Syiloah yang mengalir perlahan', yang menggambarkan pemerintahan Allah yang tenang dan pemeliharaan-Nya. Mereka lebih bersukacita atas Rezin dan Pekah, raja Aram dan Israel, yang mencari perlindungan pada mereka.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks pelayanan kenabian

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi, era para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Penaklukan Asyur
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman langsung kepada Yesaya.

Y

Kepada

Yesaya

Nabi yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan pesan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָאַס

ma'as · menolak

menolak dengan hina, membuang.

אָט

at · mengalir perlahan

lembut, tenang, perlahan.

שָׂשׂוֹן

sason · bersukacita

kegirangan, sukacita.

Kontras antara air yang tenang dan sukacita yang salah arah menunjukkan bahwa umat lebih memilih kekuatan politik daripada ketenangan Allah. Ini pelajaran tentang kepercayaan yang salah.

Tahukah kamu

Air Syiloah

Air Syiloah adalah saluran air yang mengalir dari mata air Gihon ke dalam kota Yerusalem, sumber air utama kota itu. Kata ini menjadi metafora ketenangan dan kepercayaan kepada Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 8:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 8:5

✕  Sering dikira

Mengira air Syiloah hanya merujuk pada saluran air fisik tanpa makna spiritual.

✓  Yang sebenarnya

Air itu menjadi simbol kehadiran Allah yang tenang dan pemeliharaan-Nya, yang ditolak umat.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa bersukacita atas Rezin dan Pekah adalah hal yang wajar.

✓  Yang sebenarnya

Hal itu menunjukkan ketidakpercayaan mereka kepada Allah, karena mereka mencari kekuatan politik.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 8:5

Tuhan sabar dan terus berbicara kepada kita meskipun kita sering gagal mendengarkan. Kita perlu mengembangkan kebiasaan mendengarkan suara Tuhan melalui firman-Nya dan doa, agar kita tidak ketinggalan pesan-Nya yang penting.

Tuhan, buat hatiku peka untuk mendengar suara-Mu dan rela untuk berubah sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.