Akibat Kehilangan Arah

Yesaya 8:21

Kelaparan dan Keputusasaan

PerikopPeringatan kepada Yesaya · Yesaya 8:11-22 →
“Mereka akan melewati negeri itu dengan kesulitan dan kelaparan dan ketika mereka lapar, mereka akan marah dan mengutuki raja dan Allah mereka, sambil mendongakkan wajah ke langit.”

Yesaya 8:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 8:21?

Ayat ini menggambarkan keadaan bangsa Israel yang mengalami kesesakan dan kelaparan karena menolak Tuhan. Dalam penderitaan mereka, mereka menjadi marah, mengutuk raja dan Allah, bukannya berbalik kepada-Nya. Ini adalah gambaran konsekuensi dari keras kepala.

Latar belakang

Akibat Mencari yang Salah

Yesaya melukiskan keadaan umat yang melewati negeri dalam kesulitan dan kelaparan karena menolak petunjuk Allah. Mereka marah dan mengutuk raja dan Allah mereka, tetapi itu tidak menolong.

Di mana

Negeri Yehuda

Masa depan yang digambarkan dalam penglihatan

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang menggambarkan masa depan kelam sebagai peringatan.

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang akan mengalami akibat dari ketidakpercayaan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָעָב

ra'av · kelaparan

kelaparan, kekurangan makanan

קָלַל

qalal · mengutuki

menganggap ringan, mengutuk

נָשָׂא

nasa · mendongakkan

mengangkat, memikul

Kelaparan fisik dan kelaparan rohani membuat orang mengangkat wajah ke langit dengan marah, tetapi tanpa pertobatan, hanya kegelapan.

Tahukah kamu

Kutuk dan Keputusasaan

Ungkapan 'mengutuki raja dan Allah' menunjukkan bahwa mereka menyalahkan semua orang kecuali diri sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 8:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 8:21

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang kelaparan fisik biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga kelaparan rohani akibat kehilangan firman Tuhan.

✕  Sering dikira

Mengutuk dan marah bisa dibenarkan dalam keadaan sulit.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menggambarkan sikap yang salah, bukan pembenaran.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 8:21

Masalah sering kali menguji karakter kita. Alih-alih menyalahkan Tuhan atau sesama saat susah, mari kita jadikan kesulitan sebagai momen untuk bertobat dan semakin dekat kepada-Nya.

Bapa, saat aku dalam kesulitan, jauhkan aku dari kepahitan atau menyalahkan-Mu; ubah hatiku untuk berseru kepada-Mu. Amin.