Harapan di Tengah Kepahitan
Ratapan 3:25
Kasih Setia Tuhan di Tengah Penderitaan
“TUHAN itu baik bagi orang yang menantikan Dia, bagi jiwa yang mencari Dia.”Ratapan 3:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.”Ratapan 3:25 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN baik kepada orang yang berharap kepada-Nya, dan kepada orang yang mencari Dia.”Ratapan 3:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The LORD is good unto them that wait for him, to the soul that seeketh him.”Ratapan 3:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 3:25?
Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan itu baik bagi orang yang menantikan Dia, yaitu mereka yang dengan sabar dan penuh harap mencari hadirat-Nya. Ini menekankan bahwa kesabaran dan kerendahan hati untuk menanti Tuhan membawa kebaikan.
Latar belakang
Harapan di Tengah Penderitaan
Setelah menggambarkan penderitaan yang luar biasa, penulis tiba-tiba mengingat kasih setia Tuhan. Ini adalah titik balik dari keluhan menjadi pengharapan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota yang hancur
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Penulis Ratapan
Penyair yang menyaksikan kehancuran Yerusalem
Kepada
Umat Israel
Bangsa yang sedang berkabung dan di pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טוֹב
tov · baik
baik, menyenangkan, bermoral
קָוָה
qavah · menantikan
menanti dengan harapan, menantikan
דָּרַשׁ
darash · mencari
mencari, menanyakan, memperhatikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kebaikan Tuhan dialami oleh mereka yang aktif menanti dan mencari Dia, bukan hanya pasif menerima.
Tahukah kamu
Ayat Ini Jadi Dasar Lagu
Frasa 'kasih setia TUHAN tidak pernah habis' menjadi dasar lagu terkenal 'Kasih Setia Tuhan' yang dinyanyikan di banyak gereja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 3:25
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini berarti Tuhan hanya baik bagi orang yang berusaha keras mencari-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang sikap hati yang percaya, bukan usaha untuk mendapatkan kebaikan Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira 'menantikan' berarti menunggu pasif tanpa tindakan.
✓ Yang sebenarnya
Dalam bahasa Ibrani, menantikan Allah adalah aktif, penuh harapan, dan berorientasi pada tindakan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 3:25
Dalam hidup yang serba cepat, kita sering ingin semuanya instan. Namun, ayat ini mengajak kita untuk berhenti sejenak, menanti Tuhan dengan sabar, dan percaya bahwa Dia akan bekerja pada waktu-Nya yang tepat.
Tuhan, ajar aku untuk menantikan Engkau dengan sabar, karena aku percaya kebaikan-Mu nyata bagi yang mencari-Mu. Amin.