Menanti dalam Terang Tersembunyi

Yesaya 8:17

Berharap Saat Allah Menyembunyikan Wajah

Aku akan menantikan TUHAN, yang menyembunyikan wajah-Nya dari keluarga Yakub. Aku akan berharap kepada-Nya.

Yesaya 8:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 8:17?

Nabi Yesaya memilih untuk tetap menantikan Tuhan dan berharap kepada-Nya, meskipun Tuhan menyembunyikan wajah-Nya. Ini adalah ekspresi iman yang teguh: tetap percaya dan berharap bahkan ketika Tuhan terasa jauh.

Latar belakang

Ketika Allah Tak Terlihat

Yesaya menyadari bahwa bangsa Israel akan mengalami masa di mana TUHAN seakan menyembunyikan wajah-Nya. Namun ia memilih untuk tetap menantikan dan berharap kepada-Nya, menjadi teladan iman di tengah kekelaman.

Di mana

Yerusalem

Refleksi di tengah pelayanan kenabian

Kapan

~735 SM

Zaman Kerajaan (Kerajaan Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perang Siria-Efraim
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi TUHAN, 'keselamatan TUHAN', setia menanti

P

Kepada

Pembaca / jemaat

Orang-orang yang bergumul dengan kehadiran Allah yang tersembunyi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָוָה

qavah · menantikan

Menanti dengan harapan yang teguh dan aktif, seperti memilin tali kuat.

סָתַר

satar · menyembunyikan

Menutup atau menyembunyikan diri, menyiratkan ujian iman.

יָחַל

yachal · berharap

Menanti dengan percaya, bertahan dalam kesabaran.

Dua kata 'menantikan' dan 'berharap' bersama-sama menegaskan sikap iman yang aktif dan bertekun—bukan sekadar pasrah, tetapi yakin bahwa Allah yang tersembunyi masih setia.

Tahukah kamu

Bahasa Ibrani 'Qavah'

Kata 'menantikan' di ayat ini memakai kata 'qavah' yang akar katanya berarti 'memilin tali' — merujuk pada penantian yang tegang dan penuh harap, bukan duduk pasif.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 8:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 8:17

✕  Sering dikira

Jika Allah menyembunyikan wajah, berarti Dia meninggalkan kita.

✓  Yang sebenarnya

Menyembunyikan wajah adalah ujian sementara, bukan pemutusan hubungan; Ia tetap penuh kasih setia.

✕  Sering dikira

Menantikan TUHAN hanya untuk masa Perjanjian Lama.

✓  Yang sebenarnya

Penantian ini tetap relevan bagi kita saat mengalami kekeringan rohani.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 8:17

Ada kalanya Tuhan terasa jauh, tetapi kita dipanggil untuk tetap berharap dan menantikan Dia. Jangan menyerah ketika doa terasa tidak dijawab; teruslah percaya bahwa Tuhan setia.

Tuhan, ketika Engkau terasa jauh, berikan aku kekuatan untuk tetap menantikan dan berharap kepada-Mu. Amin.