Menanti di lereng bukit, menatap cakrawala

Mazmur 130:5

Harapan dari Kedalaman

PerikopDoa untuk Pengampunan dan Belas Kasih · Mazmur 130:1-8 →
“Aku menantikan TUHAN, jiwaku menanti dan pada firman-Nya, aku berharap.”

Mazmur 130:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 130:5?

Mazmur 130:5 menunjukkan sikap menantikan Tuhan dengan penuh harap. Pemazmur mengarahkan jiwanya kepada Tuhan dan berharap pada firman-Nya. Ini berarti percaya pada janji-janji Allah dalam Alkitab, bukan pada keadaan atau perasaan. Penantian ini adalah ekspresi iman yang aktif dan sabar.

Latar belakang

Jiwa yang haus akan janji

Pemazmur menyatakan bahwa jiwanya menantikan TUHAN, dan harapannya tertuju pada firman-Nya. Ini menunjukkan bahwa penantiannya bukan sekadar menunggu pasif, melainkan berpegang pada janji-janji yang tertulis.

Di mana

Wilayah Yudea, dekat Yerusalem

Lereng bukit, saat fajar

Kapan

~1000 SM

Zaman Daud, sebelum pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji kerajaan kepada Daud
Pemandangan Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (tradisi: Daud)

Penyembah Israel yang sedang tertekan, ~40 tahun

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel yang setia pada perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָוָה

qavah · menantikan

Menunggu dengan tekun, berharap dengan teguh

נֶפֶשׁ

nefesh · jiwa

Seluruh keberadaan, tidak hanya aspek spiritual tetapi juga fisik dan emosi

דָּבָר

davar · firman

Perkataan yang efektif, janji yang berkuasa

Kata 'qavah' (menantikan) dan 'nefesh' (jiwa) menggambarkan penantian total, sementara 'davar' (firman) menunjukkan bahwa harapan itu berdasar pada janji yang konkret. Jadi, penantian adalah tindakan aktif yang berpegang pada janji Allah.

Tahukah kamu

Kata 'firman' (davar)

Dalam bahasa Ibrani, 'davar' bisa berarti 'perkataan' atau 'hal'. Di sini, 'firman-Nya' merujuk pada janji keselamatan yang sudah dinubuatkan, seperti yang diingatkan dalam Ulangan 30.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 130:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 130:5

✕  Sering dikira

Menganggap menantikan Tuhan berarti hanya berdiam diri tanpa tindakan.

✓  Yang sebenarnya

Menantikan di sini aktif: berpegang pada firman dan berharap dengan tekun, bukan pasif.

✕  Sering dikira

Menyamakan 'jiwa' hanya dengan roh atau bagian dalam diri.

✓  Yang sebenarnya

'Nefesh' merujuk pada keseluruhan diri, termasuk tubuh, emosi, dan keinginan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 130:5

Di kala sulit, tunggulah Tuhan dengan kesabaran. Baca dan renungkan janji-janji-Nya dalam Alkitab, dan taruh harapanmu di sana. Jangan biarkan keputusasaan menguasaimu, tapi pegang teguh firman-Nya.

Tuhan, aku menantikan-Mu, jiwaku berharap pada firman-Mu. Bimbing dan kuatkan imanku. Amin.