Ritual Tanpa Hati yang Benar
Yesaya 66:3
Orang yang Memilih Jalan Sendiri
“Orang yang menyembelih lembu jantan adalah seperti orang yang membunuh manusia; orang yang mengurbankan anak domba, adalah seperti orang yang mematahkan leher anjing; Orang yang mempersembahkan kurban sajian, seperti orang yang mempersembahkan darah babi; Orang yang membakar kemenyan, seperti orang yang memberkati berhala-berhala. Mereka telah memilih jalan mereka sendiri dan jiwa mereka bergembira dalam kekejian-kekejian mereka.”Yesaya 66:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang menyembelih lembu jantan, namun membunuh manusia juga, orang mengorbankan domba, namun mematahkan batang leher anjing, orang mempersembahkan korban sajian, namun mempersembahkan darah babi, orang mempersembahkan kemenyan, namun memuja berhala juga. Karena itu: sama seperti mereka lebih menyukai jalan mereka sendiri, dan jiwanya menghendaki dewa kejijikan mereka,”Yesaya 66:3 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi bangsa itu berbuat semau mereka; mereka senang beribadah dengan cara yang menjijikkan. Bagi mereka tak ada bedanya: mengurbankan sapi jantan dan mengurbankan manusia, mengurbankan anak domba dan mematahkan leher anjing; mempersembahkan gandum dan mengurbankan darah babi, membakar kemenyan dan menyembah patung.”Yesaya 66:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He that killeth an ox is as if he slew a man; he that sacrificeth a lamb, as if he cut off a dog’s neck; he that offereth an oblation, as if he offered swine’s blood; he that burneth incense, as if he blessed an idol. Yea, they have chosen their own ways, and their soul delighteth in their abominations.”Yesaya 66:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 66:3?
Ayat ini mengkritik ibadah yang munafik. Orang yang beribadah tetapi tetap hidup dalam dosa dianggap seperti pembunuh, penyembah berhala, atau pelaku kekejian. Allah menolak persembahan yang dilakukan dengan hati yang tidak benar. Ibadah tanpa pertobatan adalah sia-sia.
Latar belakang
Kemunafikan ibadah
Tuhan menyamakan persembahan orang yang tidak setia dengan pembunuhan dan penyembahan berhala. Ini bukan berarti persembahan itu jahat, tetapi karena hati mereka jahat, ibadah mereka menjadi najis di mata Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, mungkin di bait atau kota
Kapan
~700 SM
Zaman para nabi
Yang berbicara
Tuhan (TUHAN)
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yesaya
Kepada
Umat Israel
Umat pilihan Tuhan, yang hidup dalam ketidaksetiaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּחַר
bachar · memilih
memilih, memilah
דֶּרֶךְ
derekh · jalan
jalan, cara hidup
שִׁקּוּץ
shiquts · kekejian
sesuatu yang menjijikkan, berhala
Kata 'bachar' dan 'derekh' menunjukkan bahwa mereka dengan sengaja memilih jalan sendiri, bukan jalan Tuhan. 'Shiquts' menggambarkan betapa menjijikkannya pilihan itu di mata Allah.
Tahukah kamu
Daftar yang mengejutkan
Menyamakan korban domba dengan mematahkan leher anjing adalah sesuatu yang menghina, karena anjing dianggap najis di Israel. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 66:3
1 Samuel 15:22
Ketaatan lebih penting
“Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN?”
Amsal 21:27
Korban orang fasik
“Korban orang fasik adalah kekejian, apalagi dipersembahkan dengan maksud jahat.”
Mazmur 50:8-13
Ibadah tanpa hati
“Bukan karena korban sajianmu Aku menghukum engkau, tetapi karena engkau melakukan kejahatan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 66:3
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa semua korban dan ibadah itu menjijikkan.
✓ Yang sebenarnya
Yang dikecam adalah ibadah yang munafik, tanpa penyesalan dan ketaatan.
✕ Sering dikira
Tuhan menyamakan korban domba dengan kekejian secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini hiperbola untuk menunjukkan bahwa ibadah tanpa hati benar-benar tidak berkenan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 66:3
Periksa motivasimu dalam beribadah. Apakah kamu datang ke gereja hanya formalitas? Biarkan ibadahmu lahir dari hati yang bersih dan tulus.
Tuhan, ampunilah aku jika ibadahku hanya gegap gempita tanpa pertobatan. Murnikan hatiku dan ubahlah aku. Amin.