Tuhan Diam dan Kini Berbicara

Mazmur 50:21

Allah Menghakimi dengan Adil

Semua itu telah kamu perbuat, dan Aku tetap diam. Kamu mengira Aku seperti dirimu, tetapi sekarang Aku akan mengadilimu, dan menaruh perkara ini dengan teratur di hadapanmu.

Mazmur 50:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 50:21?

Kesalahan orang fasik adalah menganggap Allah seperti mereka, yang diam dan tidak menghukum. Padahal Allah itu sabar dan menunggu pertobatan, tetapi pada akhirnya Ia akan menghakimi dengan adil.

Latar belakang

Kesalahpahaman tentang Kesabaran Allah

Tuhan mengingatkan bahwa kesabaran-Nya tidak berarti persetujuan. Karena Dia diam, orang fasik mengira Allah tidak melihat atau seperti mereka. Namun, Tuhan akan menghakimi dengan teratur.

Di mana

Sion (Yerusalem)

Di hadapan Allah, dalam suasana penghakiman

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemindahan tabut ke Sion
Pekabaran nabi-nabi
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan Allah

Allah Israel, Hakim yang adil, berfirman melalui nabi.

O

Kepada

Orang fasik

Orang yang mengenal Allah tetapi hidup jahat.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָשָׁה

chashah · diam

tenang, berdiam diri, menahan diri

דָּמָה

damah · mengira

menyamakan, membayangkan, menganggap

יָכַח

yakach · mengadili

menghakimi, membuktikan, menunjukkan kesalahan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa keheningan Allah bukanlah kelemahan; Dia menahan diri untuk memberi kesempatan bertobat, tetapi pada akhirnya akan menegakkan keadilan.

Tahukah kamu

Diamnya Allah

Dalam Mazmur 50, 'diam' (חָשָׁה) menggambarkan kesabaran Allah yang sering disalahartikan sebagai ketidakpedulian. Ini adalah peringatan bagi orang yang menganggap keheningan-Nya sebagai izin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 50:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 50:21

✕  Sering dikira

Menganggap keheningan Allah berarti Dia tidak peduli atau tidak ada.

✓  Yang sebenarnya

Keheningan Allah adalah kesabaran yang memberi ruang untuk bertobat, bukan tanda ketidakpedulian.

✕  Sering dikira

Mengira hukuman Allah tidak akan terjadi karena tertunda.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman pasti datang, tetapi pada waktu yang Allah tentukan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 50:21

Kita sering berpikir Tuhan tidak melihat dosa-dosa kita karena belum ada akibatnya. Namun, ketahanan Allah adalah kesempatan untuk bertobat, bukan izin untuk terus berbuat dosa. Jangan menunda pertobatan kita.

Bapa, maafkan aku karena meremehkan kesabaran-Mu; ubahlah hatiku agar segera bertobat dan hidup sesuai kehendak-Mu. Amin.