Tangan Terbuka untuk Bangsa yang Keras Kepala
Yesaya 65:2
Tawaran Kasih yang Ditolak
“Aku telah mengulurkan tangan-Ku sepanjang hari kepada bangsa yang memberontak, yang berjalan di jalan yang tidak baik, mengikuti rancangan hatinya sendiri;”Yesaya 65:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada suku bangsa yang memberontak, yang menempuh jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangannya sendiri;”Yesaya 65:2 · TB
Terjemahan Baru
“Aku selalu siap menyambut umat-Ku, tetapi mereka suka memberontak. Bangsa itu melakukan yang jahat dan mengikuti rencananya sendiri.”Yesaya 65:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I have spread out my hands all the day unto a rebellious people, which walketh in a way that was not good, after their own thoughts;”Yesaya 65:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 65:2?
Allah mengulurkan tangan-Nya sepanjang hari kepada bangsa yang memberontak, yang berjalan di jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangan hati sendiri. Ini menunjukkan kesabaran dan kasih Allah yang terus-menerus, meskipun umat-Nya terus memberontak.
Latar belakang
Tangan Terulur, Tetapi Tangan Ditolak
Allah terus-menerus membuka tangan-Nya kepada umat yang keras kepala. Mereka berjalan mengikuti pikiran sendiri yang jahat, dan terus menerus memberontak terhadap Allah.
Di mana
Yerusalem (atau Yehuda pasca-pembuangan)
Penglihatan nubuatan, mungkin di Yerusalem setelah pembuangan
Kapan
~540 SM
Pasca-pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah yang sabar namun tidak menoleransi dosa selamanya.
Kepada
Bangsa Israel yang memberontak
Umat yang terus-menerus menolak bimbingan Allah dan berjalan dalam jalan yang tidak baik.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּרַשׂ
paras · mengulurkan
merentangkan, membuka lebar
סוֹרֵר
sorer · memberontak
keras kepala, membangkang
מַחֲשָׁבָה
machashavah · rancangan
pikiran, rencana, niat
Ketiga kata ini menunjukkan kontras: Allah 'merentangkan' tangan-Nya, manusia 'membangkang' dengan 'rancangan' yang jahat. Ini gambaran kasih yang ditolak, bukan karena Allah kurang, tapi karena manusia memilih jalannya sendiri.
Tahukah kamu
Makna 'Tangan Terulur'
Dalam bahasa Ibrani, 'mengulurkan tangan' juga berarti menawarkan bantuan. Ini menggambarkan kesabaran Allah yang tidak pernah menyerah, meski umat tidak peduli.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:2
Amsal 1:24
Tangan terulur ditolak
“Oleh karena kamu telah menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,”
Yesaya 1:2
Israel memberontak
“Aku telah memelihara dan membesarkan anak-anak, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.”
Roma 10:21
Kutipan langsung
“Tetapi tentang Israel ia berkata: 'Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 65:2
✕ Sering dikira
Mengira 'mengulurkan tangan' berarti Allah memberikan sesuatu yang diminta, padahal ini adalah tawaran hubungan.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan mengenai permintaan materi, melainkan undangan untuk berbalik kepada Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap 'rancangan hatinya sendiri' hanya merujuk pada dosa tertentu, padahal itu berarti secara umum mengikuti kemauan sendiri yang tidak sesuai kehendak Allah.
✓ Yang sebenarnya
Semua orang bisa memberontak dengan mengikuti pikiran sendiri, bukan hanya dosa besar.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 65:2
Berapa sering kita mengikuti keinginan sendiri daripada kehendak Allah? Namun tangan Allah tetap terbuka. Renungkanlah kasih-Nya yang tidak pernah menyerah pada kita.
Tuhan, ampuni aku karena sering mengikuti rancangan hatiku sendiri. Tarik aku kembali kepada-Mu dan bimbing langkahku. Amin.