Berkat dalam Allah yang Mahabenar
Yesaya 65:16
Langit dan Bumi Baru
“Dengan demikian, orang yang memberkati dirinya sendiri di negeri itu, akan memberkati dirinya sendiri dalam Allah Yang Mahabenar; dan orang yang bersumpah di negeri itu akan bersumpah dalam Allah Yang Mahabenar. Sebab, kesesakan-kesesakan yang dahulu telah dilupakan dan telah disembunyikan dari mata-Ku.””Yesaya 65:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sehingga orang yang hendak mendapat berkat di negeri akan memohon berkat demi Allah yang setia, dan orang yang hendak bersumpah di negeri akan bersumpah demi Allah yang setia, sebab kesesakan-kesesakan yang dahulu sudah terlupa, dan sudah tersembunyi dari mata-Ku."”Yesaya 65:16 · TB
Terjemahan Baru
“Setiap orang di negeri itu yang minta berkat, akan minta diberkati oleh Allah yang setia. Setiap orang yang mau bersumpah, akan bersumpah demi nama Allah yang setia. Sebab penderitaan yang dahulu sudah hilang dan dilupakan."”Yesaya 65:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“That he who blesseth himself in the earth shall bless himself in the God of truth; and he that sweareth in the earth shall swear by the God of truth; because the former troubles are forgotten, and because they are hid from mine eyes.”Yesaya 65:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 65:16?
Orang yang diberkati akan memberkati dirinya dalam Allah yang benar, dan yang bersumpah akan bersumpah demi Dia. Ini menandakan perubahan dari berhala dan bentuk sumpah yang lama kepada penyembahan yang murni kepada Allah yang setia. Janji-Janan-Nya pasti, dan kesesakan dahulu dilupakan.
Latar belakang
Berbalik kepada Allah yang Benar
Ayat ini menjadi jembatan antara hukuman dan harapan. Mereka yang setia akan diberkati dan bersumpah demi Allah yang benar, bukan dewa-dewa palsu. Kesesakan masa lalu dilupakan, menandakan awal dari ciptaan baru.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nubuat, sekitar tahun 700 SM
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yesaya
Kepada
Umat Israel
bangsa pilihan yang hidup dalam pembuangan dan setelahnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַךְ
barakh · memberkati
memuji, mengucapkan berkat
אָמֵן
amen · benar
teguh, setia, dapat dipercaya
שָׁכַח
shakhakh · dilupakan
melupakan, mengabaikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa berkat sejati terhubung dengan pengakuan akan Allah yang setia ('Amen'), dan membawa pembebasan dari beban masa lalu yang dilupakan.
Tahukah kamu
Allah yang Mahabenar
Frasa 'Allah Yang Mahabenar' (Elohai Amen) menjadi dasar liturgi Yahudi, di mana 'Amin' digunakan sebagai penegasan kebenaran dalam doa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:16
Ulangan 6:13
sumpah demi Allah
“Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya, dan bersumpah demi nama-Nya.”
Wahyu 3:14
Kristus sebagai Amin
“Inilah firman dari Yang Amin, Saksi yang setia dan benar.”
Yesaya 43:18
lupakan yang lama
“Janganlah ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang pada zaman purbakala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 65:16
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti berkat hanya untuk orang yang melakukan ritual tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Berkat diberikan kepada mereka yang setia kepada Allah yang benar, bukan sekadar ritual.
✕ Sering dikira
Kesesakan yang dilupakan berarti Allah mengampuni dosa tanpa pertobatan.
✓ Yang sebenarnya
Pengampunan datang setelah penghakiman dan pemurnian, seperti nubuat sebelumnya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 65:16
Kita dapat mengandalkan Tuhan sebagai sumber kebenaran dan kesetiaan. Dalam segala hal, mari kita mengarahkan pujian dan komitmen kita kepada-Nya, bukan pada hal-hal yang sementara atau tidak pasti.
Ya Allah yang benar, ajar aku untuk selalu bersandar pada-Mu dan memuliakan-Mu dalam setiap perkataan dan perbuatanku. Amin.