Pertanyaan retoris kepada Tuhan
Yesaya 64:12
Rindu Tuhan Turun
“Akankah Engkau menahan diri terhadap semua ini, ya TUHAN? Akankah Engkau tetap diam dan menghukum kami sedemikian hebat?”Yesaya 64:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat semuanya ini, ya TUHAN, masakan Engkau menahan diri, masakan Engkau tinggal diam dan menindas kami amat sangat?”Yesaya 64:12 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau melihat semua itu, ya TUHAN, masakan Engkau tinggal diam? Apakah Engkau akan membiarkan kami menderita dengan amat sangat?”Yesaya 64:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Wilt thou refrain thyself for these things, O LORD? wilt thou hold thy peace, and afflict us very sore?”Yesaya 64:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 64:12?
Ayat ini berakhir dengan pertanyaan retoris: apakah Allah akan menahan diri, diam, dan menghukum mereka begitu hebat? Ini mengungkapkan kerinduan agar Allah bertindak dan tidak meninggalkan mereka dalam penderitaan.
Latar belakang
Apakah Tuhan tetap diam?
Yesaya bertanya kepada Tuhan dengan nada putus asa: apakah Tuhan akan menahan diri, tetap diam, dan menghukum mereka terus-menerus? Ini adalah seruan agar Tuhan bertindak memulihkan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan, Yesaya berdoa
Kapan
~700 SM
Periode kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~100 tahun sebelum kehancuran Yerusalem
Kepada
Tuhan YHWH
Allah Israel yang kudus dan mahakuasa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּתְאַפַּק
tit'afak · menahan diri
menahan, menguasai diri
תֶּחֱשֶׁה
techesheh · diam
diam, tidak berbicara
תְּעַנֵּנוּ
te'annen · menghukum
menindas, merendahkan
Ketiga kata ini menunjukkan kesan bahwa Tuhan pasif dan keras, tetapi dalam bahasa Ibrani, 'techesheh' juga bisa berarti 'diam yang penuh perhatian'—Tuhan tidak tinggal diam selamanya.
Tahukah kamu
Tuhan tidak pernah benar-benar diam
Meski tampak diam, Tuhan sedang bekerja; dalam Yesaya 65:1, Tuhan berkata, 'Aku telah menjawab orang yang tidak bertanya kepada-Ku.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 64:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 64:12
✕ Sering dikira
Tuhan tidak peduli dengan penderitaan umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan peduli, tetapi kadang murka-Nya adalah cara untuk membawa umat bertobat.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa kita boleh menuntut Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah doa yang jujur dan penuh iman, bukan tuntutan yang sombong.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 64:12
Ketika doa seperti tak terjawab dan penderitaan berkepanjangan, kita boleh bertanya kepada Allah. Jangan takut untuk jujur dalam doa. Pertanyaan ini justru menunjukkan iman bahwa Allah bisa bertindak, dan kita tetap berharap pada-Nya.
Tuhan, janganlah berdiam diri terhadap penderitaanku; bertindaklah dan pulihkanlah kami, sebab Engkau adalah Allah yang penuh kasih. Amin.