TUHAN sebagai Bapa

Yesaya 63:8

Doa dan Ratapan Yesaya

Dia berkata, “Sungguh, mereka adalah umat-Ku; anak-anak yang tidak akan berdusta.” Maka, Dia menjadi Juru Selamat mereka.

Yesaya 63:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 63:8?

Tuhan melihat umat-Nya sebagai anak-anak yang setia, dan karena itu Ia menjadi Juruselamat mereka. Ayat ini menunjukkan hubungan yang erat antara Tuhan dan umat pilihan-Nya.

Latar belakang

Umat yang diselamatkan

Yesaya mengutip firman TUHAN yang menyebut Israel sebagai umat-Nya, anak-anak yang tidak berdusta. Karena itu, TUHAN menjadi Juruselamat mereka, bukan hanya pemimpin atau raja.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota, suasana duka

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Israel, ~700 SM, penuh semangat

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang sedang dalam pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַמִּי

ammi · umat-Ku

Umat yang menjadi milik-Nya, memiliki hubungan khusus.

בָּנִים

banim · anak-anak

Keturunan atau anak, menunjukkan hubungan keluarga.

מוֹשִׁיעַ

mosyia · Juru Selamat

Seseorang yang menyelamatkan dari bahaya atau musuh.

Hubungan TUHAN dengan Israel sangat personal: sebagai umat, anak, dan yang diselamatkan. Ini bukan sekadar hubungan raja-rakyat, tapi keluarga yang menyelamatkan.

Tahukah kamu

Juru Selamat di Perjanjian Lama

Kata 'Juru Selamat' (Ibrani: 'mosyia') sering dipakai untuk hakim atau raja yang membebaskan Israel, tapi di sini dipakai untuk TUHAN sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 63:8

✕  Sering dikira

Mengira TUHAN menyelamatkan hanya karena ketaatan Israel.

✓  Yang sebenarnya

Inisiatif penyelamatan datang dari TUHAN karena kasih-Nya, bukan karena kebaikan Israel.

✕  Sering dikira

Menganggap kata 'umat-Ku' hanya berlaku untuk Israel kuno.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Perjanjian Baru, orang percaya juga disebut umat-Nya dan anak-anak Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 63:8

Tuhan memanggil kita sebagai umat-Nya dan anak-anak-Nya. Marilah kita hidup dengan setia dan jujur di hadapan-Nya, karena Dia selalu siap menjadi Juruselamat kita.

Bapa, terima kasih karena Engkau menganggapku sebagai anak-Mu. Tolong aku untuk hidup setia, supaya Engkau terus menjadi Juruselamatku, Amin.