Murka yang Menghancurkan
Yesaya 63:6
Pembalasan dan Penebusan Tuhan
“Aku menginjak-injak bangsa-bangsa dalam amarah-Ku, dan membuat mereka mabuk dalam murka-Ku, serta menumpahkan darah mereka ke bumi.””Yesaya 63:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku memijak-mijak bangsa-bangsa dalam murka-Ku, menghancurkan mereka dalam kehangatan amarah-Ku dan membuat semburan darah mereka mengalir ke tanah."”Yesaya 63:6 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam kemarahan-Ku yang bernyala-nyala, Kuinjak-injak bangsa-bangsa; Kubinasakan mereka, dan darah mereka Kutumpahkan ke tanah."”Yesaya 63:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I will tread down the people in mine anger, and make them drunk in my fury, and I will bring down their strength to the earth.”Yesaya 63:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 63:6?
Ayat ini menggambarkan penghakiman Tuhan atas bangsa-bangsa yang menentang-Nya. Dia menginjak mereka dalam amarah, membuat mereka mabuk dengan murka-Nya, dan menumpahkan darah mereka ke bumi. Ini menunjukkan konsekuensi serius bagi yang menolak kebenaran-Nya.
Latar belakang
Penghakiman atas Musuh
Allah menggambarkan penghakiman-Nya atas bangsa-bangsa yang menindas Israel. Murka-Nya seperti anggur yang diperas, dan darah mereka tumpah ke bumi — ini adalah gambaran pembalasan yang adil.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nubuat Yesaya
Kapan
~700 SM
Perjanjian Lama, Kitab Nabi-nabi
Yang berbicara
Allah (melalui Yesaya)
Allah Israel, menggambarkan penghakiman-Nya
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang dalam pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָמַס
ramas · menginjak-injak
menginjak dengan kekuatan, menghancurkan
אַף
af · amarah
kemarahan yang membara, secara harfiah berarti 'hidung' (karena kemarahan membuat napas membara)
חֵמָה
chemah · murka
panasnya murka, digunakan untuk murka Allah
Kata-kata 'amarah' dan 'murka' menunjukkan intensitas penghakiman Allah terhadap dosa. 'Menginjak-injak' menggambarkan kuasa Allah yang menghancurkan musuh-musuh-Nya, bukan sekadar kekerasan, tetapi tindakan keadilan.
Tahukah kamu
Pemerasan Anggur
Dalam budaya kuno, memeras anggur adalah pekerjaan yang kotor dan berdarah, sering dipakai sebagai metafora penghakiman (bandingkan Wahyu 19:15).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:6
Yesaya 63:3
Pemerasan anggur
“Aku telah mengirik di tempat pemerasan anggur seorang diri.”
Wahyu 19:15
Murka Allah
“Dia akan memeras anggur dalam tempat pemerasan anggur, yaitu murka Allah Yang Mahakuasa.”
Ulangan 32:43
Pembalasan atas musuh
“Ia akan membalas darah hamba-hamba-Nya dan menuntut pembalasan atas musuh-musuh-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 63:6
✕ Sering dikira
Menganggap Allah adalah pribadi yang kejam dan haus darah.
✓ Yang sebenarnya
Gambaran ini adalah penggambaran keadilan Allah yang sempurna terhadap kekerasan dan penindasan, bukan kekejaman.
✕ Sering dikira
Mengira darah yang dimaksud adalah darah binatang atau pengorbanan.
✓ Yang sebenarnya
Darah di sini menggambarkan nyawa musuh yang dihakimi, sebagaimana dalam konteks penghakiman.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 63:6
Murka Tuhan adalah nyata bagi mereka yang melawan-Nya. Ini mengingatkan kita bahwa kekudusan dan keadilan Tuhan tidak bisa diremehkan. Marilah kita hidup dalam rasa takut akan Tuhan dan berbalik dari dosa, agar tidak mengalami penghakiman-Nya.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari jalan yang mendatangkan murka-Mu; bimbing aku dalam kebenaran-Mu setiap hari. Amin.