Pembalasan Sendirian
Yesaya 63:3
Pembalasan dan Penebusan Allah
PerikopHukuman TUHAN bagi Bangsa-bangsa · Yesaya 63:1-6 →““Aku telah mengirik di tempat pemerasan anggur seorang diri, dan dari bangsa-bangsa tidak ada seorang pun yang bersama dengan Aku. Aku akan menginjak mereka dalam amarah-Ku dan menginjak-injak mereka dalam murka-Ku, dan darah mereka memercik ke baju-baju-Ku dan mencemari semua pakaian-Ku.”Yesaya 63:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Aku seorang dirilah yang melakukan pengirikan, dan dari antara umat-Ku tidak ada yang menemani Aku! Aku telah mengirik bangsa-bangsa dalam murka- Ku, dan Aku telah menginjak-injak mereka dalam kehangatan amarah-Ku; semburan darah mereka memercik kepada baju-Ku, dan seluruh pakaian-Ku telah cemar.”Yesaya 63:3 · TB
Terjemahan Baru
“"Sendirian Aku masuk ke tempat pengirikan anggur di antara umat-Ku tak ada yang menolong Aku. Bangsa-bangsa Kuinjak-injak dalam kemarahan-Ku, seperti menginjak-injak buah anggur. Darah mereka menyembur membasahi baju-Ku, mencemarkan seluruh pakaian-Ku.”Yesaya 63:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I have trodden the winepress alone; and of the people there was none with me: for I will tread them in mine anger, and trample them in my fury; and their blood shall be sprinkled upon my garments, and I will stain all my raiment.”Yesaya 63:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 63:3?
Tuhan menyatakan bahwa Dia bekerja sendirian dalam penghakiman dan penebusan. Tidak ada manusia yang membantu-Nya, karena hanya Dia yang mampu menuntaskan murka dan menyelamatkan umat-Nya. Semua bangga akan dikalahkan dan diinjak dalam amarah-Nya.
Latar belakang
Murka dan Darah
Tokoh itu menjawab bahwa Dia menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka-Nya, dan darah mereka memercik ke pakaian-Nya. Ini menggambarkan pembalasan Allah yang dahsyat terhadap musuh-musuh umat-Nya.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan kenabian
Kapan
~700 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Sosok misterius
Allah sendiri atau Mesias, pejuang ilahi
Kepada
Nabi Yesaya
Nabi besar abad ke-8 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פּוּרָה
purah · mengirik
tempat pemerasan anggur, juga bisa berarti 'lubang anggur'
אַף
af · amarah
kemarahan, juga berarti 'hidung' (ungkapan kemarahan)
חֵמָה
chemah · murka
panasnya kemarahan, murka yang membara
Kata-kata ini menekankan intensitas murka Allah: amarah dan murka digambarkan seperti panas yang membara, yang mengakibatkan tindakan menghancurkan yang mengerikan.
Tahukah kamu
Tempat Pemerasan Anggur
Di Israel kuno, tempat pemerasan anggur adalah lubang yang digali di batu, tempat orang menginjak anggur. Ini jadi metafora yang kuat untuk penghakiman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:3
Yesaya 63:4-6
pembalasan dan penebusan
“Sebab, hari pembalasan ada di dalam hati-Ku, dan tahun penebusan-Ku telah datang.”
Ulangan 32:42-43
murka Allah dan darah
“Aku akan memabukkan panah-panah-Ku dengan darah.”
Wahyu 19:15
kilangan murka
“Dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan tekanan murka Allah, Yang Mahakuasa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 63:3
✕ Sering dikira
Allah menikmati kekerasan dan pembunuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tindakan ini adalah pembalasan yang adil atas dosa, bukan kekerasan yang sembrono.
✕ Sering dikira
'Seorang diri' berarti Allah tidak membutuhkan manusia dalam keselamatan.
✓ Yang sebenarnya
Di sini fokus pada kesendirian Allah dalam pembalasan, tetapi dalam penebusan, Allah memakai umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 63:3
Keselamatan bukan hasil usaha kita, tetapi karya Tuhan sepenuhnya. Kita tidak perlu bergantung pada kekuatan sendiri atau orang lain, karena Tuhan cukup untuk menyelamatkan. Marilah kita bersyukur dan berserah penuh kepada-Nya.
Tuhan, terima kasih karena keselamatanku adalah karya-Mu sendiri; bantu aku mengandalkan-Mu sepenuhnya tanpa bergantung pada kekuatanku. Amin.